Connect with us

Wisata

Wisata Bahari Lamongan, Wisata ikonik yang instagramable

Published

on

Share

Reportersatu, Berkunjung ke Provinsi Jawa Timur jangan lupa untuk mampir ke Tempat wisata bahari Lamongan. Wisata bahari ini tidak hanya penyuguhkan pemandangan yang unik namun juga menawarkan banyak wahana yang asyik untuk di coba.

Di sekitar wilayah ini pun dikenal cukup ikonik. Mulai dari penampang pantai, gua, hutan, dan wisata religi khas wisata bahari Lamongan ada. Untuk berswafoto sudah pasti estetik dan instagramable banget. Berikut kita ulas 18 Wisata Bahari Lamongan :

WBL

Wisata Bahari Lamongan Jawa Timur dibangun pada lokasi pantai yang dulu disebut dengan Pantai Tanjung Kodok. Tempat wisata ini pertama kali dibuka pada 14 November 2004. Wisata Bahari Lamongan atau yang biasa disebut (WBL) dikelola oleh perusahaan PT Bumi Lamongan.

Sebenarnya perusahaan itu adalah hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan perusahaan yang bernama PT Bunga Wangsa Sejati. Wisata Bahari Lamongan sendiri berdiri di area seluas kurang lebih 11 hektar.

Ada Anjungan Wali Songo, Bioskop 3 Dimensi, Bumper Car, Galeri Kapal dan Kerang, Istana Boneka, Jet Coaster, Kolam Renang Air Tawar & Air Laut. Ada juga wahana  Merry Go Round, Mini Columbus, Mini Bumper Boat, Mini Train, Playground Pasir, Rotary Coaster, Rumah Kucing, Taman Kaca, Space Shuttle dan Waterboom. Masih banyak lagi wahana di WBL yang terus bertambah setiap tahunnya. 

Pantai Kutang

Pantai Kutang terletak di ujung Dusun Kenthong, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Jalan menuju wisata bahari Lamongan ini dari arah Surabaya atau Gresik menuju ke arah Tuban.

Sekitar 20 kilometer dari Kantor Kecamatan Brondong akan ditemukan perempatan Desa Sidomukti, Kecamatan Brondong. Para pelancong di wisata bahari Lamongan harus belok kanan, memasuki perkampungan hingga Desa Labuhan.

Memang agak sulit menuju lokasi wisata bahari Lamongan ini. Sebab jalannya terlalu sempit. Bahkan para pengunjung akan dibikin pusing dengan area parkir yang hanya muat tidak lebih dari sepuluh mobil.

Akar Langit Trinil

Seluruh tubuh pohon Trinil raksasa di wisata bahari Lamongan terdiri dari akar yang saling melilit dan mengait satu dengan yang lain. Akar-akar itu membentuk jaringan tertentu dengan sebuah poros utama, hingga merindangi lingkungan sekitarnya.

Diamenter pohon utama sekitar 75 sentimeter, dengan batang-batang ranting yang meliuk menjauh hingga puluhan meter. Bentuk akar yang sebagian besar pipih memberikan tekstur seperti tubuh-tubuh ular yang saling menempel dan terkait.

Pengelola wisata bahari Lamongan sengaja memberikan papan peringatan dan pelindung melingkari pohon utama. Sementara di radius terluar diberi tempat duduk sekaligus sarana agar dapat menyentuh langsung batang ranting yang rindang.

Pohon Trinil banyak ditemukan di area tersebut dan sebagian menjuntai dari ketinggian. Pengunjung memanfaatkan akar yang selama ini dimanfaatkan sebagai tali untuk bergelayutan dan berswafoto.

Bukit Kapur Tlogo Sadang

Bukit Kapur Tlogo Sadang dulunya merupakan tempat penggalian batu kapur. Seiring berjalannya waktu, Bukit ini menjadi wisata bahari Lamongan yang indah dengan telaga di tengah-tengahnya.

Bukit Kapur Tlogo Sadang menjadi salah satu destinasi wisata bahari Lamongan yang cukup populer belakangan. Batuan kapur yang menjulang membuat lokasi wisata bahari Lamongan sangat eksotis dan memanjakan mata.

loading...

Gua Maharani

Gua Maharani merupakan salah satu destinasi wisata bahari Lamongan yang sangat populer. Gua Maharani berada jadi satu dengan Maharani Zoo and Cave. Wisata bahari Lamongan ini dianggap sebagai salah satu keajaiban perut bumi karena memiliki stalaktit dan stalakmit yang masih aktif. Gua ini terletak di kedalaman 25 meter di bawah permukaan tanah.

Pengunjung di wisata bahari Lamongan ini dapat menikmati keindahan ornamen stalaktit dan stalagmit yang diberi nama sesuai bentuknya. Di sini pengunjung juga bisa menyusuri kedalaman gua di atas rute trekking yang aman dan nyaman sepanjang 350 meter.

Segara Anakan

Banyak yang menyebut Segara Anakan yang berada di Pulau Sempu adalah surga tersembunyi. Disebut tersembunyi karena memang belum banyak yang mengunjungi tempat ini. Segara Anakan berjarak 70 km dari kota Malang. 

Bila ditempuh dengan mobil diperlukan waktu 2-3 jam untuk sampai di wisata bahari Lamongan ini. Segara Anakan merupakan sebuah danau yang sangat indah. Danau ini bisa membuat pikiran menjadi rileks. Belum lagi jika bertemu dengan monyet menjadi hal menarik di laguna ini. 

Pantai Lorena

Pantai Lorena berada di Jalan Raya Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Nama Lorena ternyata diambil dari singkatan bahasa Jawa, yaitu “LORE Nanjan” yang mempunyai arti sebelah utara dari desa Penanjan.

Wisata bahari Lamongan ini memiliki bentuk pantai seperti laguna. Saat air sedang surut, pengunjung bisa menyaksikan indahnya hamparan terumbu karang yang sudah berusia ratusan tahun di wisata bahari Lamongan ini.

Waduk Gondang

Waduk Gondang merupakan salah satu wisata bahari Lamongan yang menjadi andalan. Waduk Gondang dimanfaatkan untuk pengairan sawah di Kabupaten Lamongan. Luasnya waduk serta sejumlah wahana wisata bahari Lamongan yang tersedia menjadi daya tarik dari waduk ini.

Waduk Gondang ini hanya berjarak sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Lamongan. Wisata bahari Lamongan ini berdekatan dengan situs bersejarah makam Dewi Sekardadu yang juga menjadi destinasi wisata bahari Lamongan. Dewi Sekardadu, merupakan ibu dari Jaka Samudra atau Sunan Giri.

Makam Syekh Maulana Ishaq

Syekh Maulana Ishaq Syekh Maulana Ishaq adalah seorang ulama anggota Wali Songo periode pertama yang dikirim Sultan Turki Ustmani ke Nusantara. Syekh Maulana Ishaq merupakan ayah dari Sunan Giri. Makam Syekh Maulana Ishaq berada di Ds. Kemantren, Kec. paciran, Kab. Lamongan.

Makam Syekh Maulana Ishaq termasuk wisata bahari Lamongan bertema religi, lokasinya berdekatan dengan pesisir pantai dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. Tidak hanya itu saja, di samping makam tersebut juga terdapat sebuah masjid 2 lantai peninggalan beliau. Masjid tersebut adalah Masjid Al – Abror yang dibangun di atas lahan 5 Hektar.

Pantai Maldives Kemantren

Pantai Maldives Kemantren berada di pesisir utara Pulau Jawa, yaitu di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ciri khas dari pantai di wisata bahari Lamongan ini adalah adanya gubuk yang beratapkan dedaunan kering. Gubuk-gubuk ini dibangun di sepanjang pesisir pantai hingga di atas air.

Di pantai wisata bahari Lamongan ini terdapat jembatan yang dibuat untuk menghubungkan antara satu gubug dengan gubug-gubug lainnya. Di pantai ini pengunjung bisa merasakan liburan seperti di kepulauan Maldives.

Pulau Merah

Jangan ragukan Banyuwangi bila bicara tentang potensi wisatanya. Banyak spot menarik yang ada di Banyuwangi, seperti Pulau Merah. Disebut Pulau Merah, karena apabila matahari tenggelam akan membuat pulau tersebut menjadi merah.

Pulau Merah memiliki pasir pantai sepanjang 3 km. Pulau Merah biasanya dinikmati oleh pecinta surfing. Bahkan potensi surfing di Pulau Merah dianggap sama baiknya dengan surfing di Pantai Kuta, Bali.

Selain surfing, jika kamu ke Pantai Merah kamu bisa melakukan aktivitas snorkeling ataupun mendaki bukit-bukit kecil supaya mendapatkan spot pemandangan yang lebih indah.

Museum Sunan Drajat

Sunan Drajat adalah tokoh penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa. Untuk menghormati sosok dan perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam, dibangun museum khusus yang menyimpan peninggalan Sunan Drajat.

Di wisata bahari Lamongan bertema religi ini terdapat koleksi, mulai dari barang-barang perunggu, keramik, kayu jati, batu besi, kuningan, bambu, logam, buku dan masih banyak lagi.

Ada tiga benda peninggalan Sunan Drajat yang terkenal, yaitu Gamelan Singo Mengkok, Batik Drajat, dan Daun Lontar bertuliskan Surat Yusuf. Semua peninggalan tersebut bisa dilihat pengunjung di dalam museum satu lantai ini. Museum Sunan Drajat berlokasi di Jalan Sumberwudi, Paciran.

Makam Sunan Drajat

Sunan Drajat merupakan satu dari sembilan wali yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Sunan Drajat dimakamkan di Desa Drajat, Paciran, Lamongan. Dalam menyebarkan Islam, Sunan Drajat punya metode sendiri yaitu lewat kebudayaan.

Ada tujuh filosofi yang digunakan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam. Tujuh filosofi tersebut bisa dijumpai ketika berkunjung ke Makam Sunan Drajat, tepatnya di tingkatan anak tangganya.

Banyak peziarah dan wisatawan datang ke kompleks makam wisata bahari Lamongan ini. Ada yang datang untuk mendoakan, ada juga yang datang untuk belajar mengenai sejarah perjuangan Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam dulu.

Rumah Apung

Jika kamu mencari spot snorkeling saat berkunjung ke Trenggalek, maka kawasan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo bisa menjadi alternatif. Wisata bahari Lamongan ini terletak di Pantai Bangkoan, bagian dari gugusan pantai di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Trenggalek.

Tiket masuk di wisata bahari Lamongan ini cukup terjangkau hanya Rp 10 ribu saja. Memiliki luas 20 meter persegi, di Rumah Apung ini kamu bisa menyaksikan keindahan aneka terumbu kerang dan banyak ikan kerapu. Kini wisata Rumah Apung menjadi salah satu wisata unggulan di Trenggalek.

Masjid Agung Lamongan

Masjid Agung Lamongan merupakan masjid yang sudah dibangun pada 1908 silam. Masjid ini memiliki gaya arsitektur Jawa berpadu dengan corak Islam. Masjid besar ini berlokasi di Jl. Kyai H. Hasyim Ashari No.16, Tumenggungan, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan.

Masjid Agung Lamongan selalu jadi tujuan utama wisata bahari Lamongan religi umat Muslim di Lamongan. Masjid Agung Lamongan merupakan masjid dengan bangunan jati. Halamannya memiliki gapura khas Tionghoa. Terdapat pula dua genuk (tempat air) dan dua batu pasujuda.

Masjid Namira

Masjid Namira merupakan salah satu masjid termegah di Lamongan. Masjid ini mampu menampung sekitar 2500 jamaah dan berada di lahan seluas 2.750 Meter Persegi. Masjid Namira berada di Jl. Raya Mantup km. 5, Ds. Jotosanur, Kec. Tikung, Kab. Lamongan.

Masjid wisata bahari Lamongan ini mengusung gaya arsitektur yang mewah dari bangunan masjid di Timur Tengah. Masjid Namira memiliki daya tarik tersendiri daripada masjid-masjid yang ada di Indonesia karena keberadaan interior masjid yang terkesan mewah dan terang. Punya kiswah Ka’bah yang berada di mihrab imam.

Makam Sendang Duwur

Sunan Sendang Duwur adalah seorang tokoh yang turut berperan dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Sunan Sendang Duwur memiliki nama asli Raden Nur Rahmad. Ia hidup semasa dengan Sunan Drajat. Sunan Sendang Duwur wafat pada 1535 masehi, sedangkan Sunan Drajat wafat pada 1522 masehi.

Makam Sunan Sendang Duwur ini berada di Desa Sendang Duwur, Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Jika dari Wisata Bahari Lamongan (WBL), jaraknya sekitar empat kilometer. Bangunan Makam Sunan Sendang Duwur berada di atas Bukit Amitunon, Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran. Bangunannya sangat unik, perpaduan arsitektur Islam dan Hindu, terdiri dari gapura depan yang mirip Tugu Bentar, dan bagian dalamnya berbentuk paduraksa.

Sunan Sendang Duwur cukup penting dalam penyebaran Islam di Lamongan, salah satu perannya yang terkenal ialah memindahkan masjid dalam semalam dari Mantingan ke Bukit Amitunon, kini masjid itu dikenal sebagai Masjid Sendang Duwur, terletak tak jauh dari makam Sunan Sendang Duwur.

Makam Dewi Sekardadu

Dewi Sekardadu merupakan ibu dari Sunan Giri, tokoh Walisongo yang bertugas menyebarkan ajaran Islam di Gresik, Jawa Timur. Makam Dewi Sekardadu ini memang tidak cukup dikenal karena Sunan Giri sendiri dimakamkan di Gresik. Kompleks makamnya juga sangat sederhana, luas bangunannya sekitar 64 meter dengan bangunan joglo bercat putih dan keramik warna serupa.

Meski begitu, makam Dewi Sekardadu kerap disambangi para peziarah. Jika sedang tidak ada pengunjung, yang menonjol hanya bangunan bercat putih dengan lantai keramik putih. Luas bangunannya sekitar 64 meter persegi, berada di tengah-tengah tanah yang dikelilingi pagar bata.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *