Connect with us

Nasional

Waspada Corona, Wapres Pinta Kepala Daerah Aktif Susuri Pendatang di Kotanya

Published

on

Waspada Corona, Wapres Pinta Kepala Daerah Aktif Susuri Pendatang Di Kotanya
Share

Reportersatu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta kepala daerah pro aktif dalam  menelusuri para pendatang di kotanya. Apalagi menjelang bulan Ramadhan 1441 tinggal menghitung hari.

Ma’ruf Amin mengatakan bahwa penyebaran virus corona di Ibukota menimbulkan takut bagi warga DKI Jakarta dan kota lain yang masuk zona merah corona menjadi korban wabah corona berikutnya. 

Baca Juga : Instansi Pemerintah Sudah Tak Ada Lagi Pegawai Honorer

Apalagi saat ini, sedang diterapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi pelajar dan pegawai di Jakarta.

loading...

“Saya minta daerah-daerah untuk mencegah penyebaran itu (virus corona). Kalau mereka yang sudah kembali ke tempatnya masing-masing, supaya kembali ditelusuri apakah mereka sudah bebas corona atau tidak untuk menghindari (sebaran di daerahnya) dan konsolidasi dengan kepala daerah tempat bekerjanya,” kata Ma’ruf Amin

Pakar perbankan syariah itu menjelaskan bahwa kepala daerah agar mencontoh kinerja Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Sebab, kebijakan kepala daerah Jawa Tengah itu tengah gencar-gencarnya melakukan pengawasan ketat dengan menunggu di perbatasan daerahnya dengan daerah lain.

“Jadi ada pro aktif memeriksa masyarakat yang mudik itu apakah terbebas dari Covid-19 atau tidak. Itu baik harus dicontoh,” ujar Ma’ruf Amin.

Ketua MUI non aktif tersebut menuturkan upaya Ganjar Pranowo itu akan menambahkan beban daerahnya, namun bisa memangkas mata rantai penyebaran corona di daerahnya.

Baca Juga : Virus Corona dilaporkan Telah Menyebar ke Berbagai Belahan Dunia

“Bagi daerah memang ini ada pekerjaan tambahan, pemda punya tugas baru meneliti mereka yang mudik jangan sampai membawa virus atau wabah corona ke daerah masing-masing,” kata Ma’ruf.

Salah satu upaya meredam wabah corona menyebar ke Indonesia adalah dengan kewajiban bagi para pemudik juga perlu diikutkan dalam rapid test untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (Mey)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *