Connect with us

Nasional

Wamendes Berharap Program Vaksinasi Covid-19 Juga Gencar Dilakukan di Daerah Tertinggal

Published

on

Share

Reportersatu, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menyoroti program vaksinasi Covid-19 juga gencar dilakukan di desa dan daerah tertinggal, tidak hanya di daerah perkotaan. Hal ini dikatakan Wamendes PDTT usia menutup secara resmi Rapat Sinkronisasi Kegiatan Kementerian/Lembaga Kemendes PDTT tahun 2021.

Dalam arahannya, Wamendes Budi Arie mengatakan, desa harus menjadi kuat untuk menjadi daya pengungkit pemulihan ekonomi di era pandemi Covid-19. Karena itu, Wamendes PDTT Budi Arie juga menyarankan agar desa dan daerah tertinggal juga harus divaksinasi agar program nasional ini lebih sukses pelaksanaannya.

loading...

“Saya berharap desa juga divaksin agar program nasional ini lebih sukses,” kata Wamen Budi Arie, dalam keterangan pers Ahad (21/3/21).

Sebab, Wamendes Budi Arie ikut menyoroti kebijakan Pemerintah yang membolehkan program mudik yang sempat dilarang pada tahun 2020 lalu. Ia menilai ketika mudik, tentu warga banyak yang kembali ke kampung halamannya, termasuk di desa dan daerah yang tertinggal.

Karena itu, Wamen Budi Arie mengatakan, Desa juga harus siap mengantisipasi soal arus mudik 2021 ini. Ketakutannya penyebaran Covid-19 bisa masuk ke desa. Pasalnya, para pemudik yang dari kota bakal masuk ke desa, yang bisa saja membawa virus Corona ke desa.

Olehnya, Wamen Budi Arie meminta Kemendes PDTT harus lakukan kajian intensif untuk menyikapi arus mudik ini.

“Jangan sampai pandemi Covid-19 ini justru masuk ke desa. Kemendes PDTT harus bersikap dengan adanya kebijakan ini,” kata Wamen Budi Arie.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *