Connect with us

Nusantara

Tunggu SK, KBM Tingkat SD dan SMP di Dompu Masih Aktif

Published

on

Tunggu Sk, Kbm Di Dompu Masih Aktif
Share

Reportersatu, Pemerintah Kabupaten Dompu, belum mengabil menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung disejumlah sekolah, kecuali tingkat SMA. Sebab, tingkat SMA dan SMK menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi.

Baca Juga : Umat Hindu di Denpasar Sembayangan di Hari Raya Galungan

Pantauan dilapangan, banyak orang tua wali murid mengaku bingung karena belum ada pengumumunan dari pihak sekolah tentang penghentian sementara KBM ini.

“Karena tidak ada pengumuman, terpaksa pagi-pagi saya tetap antar anak ke sekolah,” kata Tustiani, orang tua siswa, Senin (16/3/2020).

loading...

Padahal, sejak Minggu malam, Tustiani dan orang tua wali murid yang lain, sudah dibuat resah atas intruksi Gubernur NTB yang memerintahkan seluruh Bupati dan Walikota di NTB, meliburkan untuk antisipasi Virus Corona.

Baca Juga : KKP: Sertifikasi Pelayanan Untuk UMKM Ikan Hias Saat ini Berbasis Seluler

Kekawatiran Orang Tua wali Murid ini, cukup beralasan sebab selain Kabupaten Dompu, menjadi destinasi wisatawan manca Negara, juga rutinny kapal pengankut Low Sugar asal Thailand yang memasok ke PT. SMS di Kabupaten Dompu.

“Saya sudah menanyakan ke group WA sekolah, tapi tidak mendapat jawaban yang pasti. Katanya belum ada perintah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dompu, M Ichsan mengatakan, keputusan meliburkan atau tidak sekolah ini, menunggu Rapat Terbatas yang digelar Senin Siang.

“Kami baru akan membehasnya nanti pukul 14.00 wita,” katanya.

Baca Juga : Ahok Akan Terbitkan Buku Berjudul “Panggil Saya BTP”

Kebijakan itu mengacu pada keterangan dan pendapat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. Meski nantinya KBM tidak diliburkan, namun sekolah diminta untuk menyiapkan Hand Sanitazer dan tetap menjaga kebersiahan dilingkungan sekolah.

Sebelumnya, Gubernur NTB dalam Rapat Terbatas jajaran Pemprov NTB, 15 maret 2020 dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19 dan dampaknya di NTB, meminta Bupati/walikota untuk menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Kebijakan penghentian KBM ini selama 169 hari sejak 16 Maret 2020 sampai 31 Agustua 2020.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *