Connect with us

Nasional

TNI Prioritaskan Pengiriman APD ke Wilayah Terbatas Akses Transportasi

Published

on

Tni Prioritaskan Pengiriman Apd Ke Wilayah Terbatas Akses Transportasi
Share

Reportersatu, Daerah dengan keterbatasan akses transportasi wilayah khusus menjadi prioritas pengiriman alat pelindung diri ( APD ) mengatasi  virus korona oleh personel TNI.

Perwira Pembantu Utama (Paban) IV Operasi Dalam Negeri Staf Operasi TNI, Kolonel Infanteri Aditya Nindra Pasha mengatakan wilayah prioritas termasuk daerah Papua dan Papua Barat.

Baca Juga : KPK Berikan Sanksi Pada Imam Nahrawi Karena Bawa Ponsel ke Rutan

“Kemudian ke wilayah-wilayah perbatasan,” kata Aditya saat melakukan Konferensi Pers di Gedung Graha BNPB dan disiarkan secara langsung, Jumat (27/3).

Menurutnya, dengan mengutamakan prioritas, maka pendistribusian ke wilayah rawan ini dipercepat, dengan kemudian pihak TNI turun langsung melakukan pendistribusian.

loading...

Seperti diketahui, dari total 170 ribu APD yang dibeli langsung oleh Gugus Tugas Covid-19 Nasional, sebanyak 151 ribu APD telah disalurkan ke beberapa provinsi sejak 23 Maret lalu.

Untuk pendistribusian per 23 Maret wilayah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bogor, Banten, Jawa tengah, DI Yogyakarta, Jawa timur, Bali, NTB dan NTT.

Sementara untuk pendistribusian per 24 Maret mendistribusikan wilayah Sumatra Utara, Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan. Untuk pendistribusian per tanggal 25 Maret yaitu Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Papua, Merauke, dan Papua Barat.

Baca Juga : KPK Berikan Sanksi Pada Imam Nahrawi Karena Bawa Ponsel ke Rutan

Untuk pendistribusian per tanggal 26 Maret yaitu Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Maluku.

Sementara untuk daerah yang sudah dialokasikan untuk mendapat APD ini yaitu Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, Provinsi Sumatera Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

“Ini sudah dialokasikan tetapi mungkin belum terdistribusi atau mungkin diambil tetapi kita sudah alokasikan,” kata dia.

Dia juga menjelaskan, pendistribusian kedua yaitu proses di gugus tugas daerah masing-masing provinsi. Dari wilayah ini para gugus tugas akan menghubungi dan mendata rumah sakit mana saja yang membutuhkan APD.

Baca Juga : Modus Baru, Kini Penjahat Siber Pengaruhi Emosi Korban di RI

“RS datang langsung untuk mengambil alat pelindung yang dikirim oleh beberapa alat yang dibawa oleh TNI,” kata dia.

Dia pun menganjurkam untuk tenaga medis yang memang membutuhkan APD agar segera menghubungi gugas tugas di daerah masing-masing agar masing-masing bisa mendapat APD yang dibutuhkan.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *