Connect with us

Kesehatan

Tips Ampuh Atasi Kesurupan Menurut Para Ahli

Published

on

Share

Reportersatu, Sebagian besar masyarakat menganggap kesurupan sebagai kondisi seseorang kemasukan roh sehingga melakukan tindak aneh.

Beberapa meyakini bahwa untuk mengatasi kesurupan yakni dengan rukiah atau membacakan doa-doa untuk mengusir makhluk halus.

Tak ayal, kesurupan pun kerap dikaitkan pada hal-hal gaib. Padahal di balik itu, kesurupan sebenarnya merupakan salah satu kondisi medis.

Dalam istilah kedokteran, kesurupan dikenal sebagai dissociative trance disorder (DTD).

Istilah ini mengacu pada kondisi di mana seseorang merasa bukan dirinya karena dipengaruhi oleh makhluk tak kasat mata yang berusaha masuk ke tubuh (kesurupan).

loading...

Secara sederhana, kesurupan hanyalah salah satu gangguan kesehatan mental.

Selain itu, kesurupan juga bisa dipahami melalui sudut pandang neurosains. Melalui kacamata ilmu ini, kesurupan terjadi karena aktivitas otak yang menyangkut sirkuit emosi, memori, dan motorik.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Ryu Hasan mengatakan, cara manjur sekaligus obat paling ‘mujarab’ buat orang kesurupan adalah mengabaikannya.

Ryu mengungkapkan bahwa orang kesurupan sebenarnya hanya mencari perhatian dari orang-orang sekitarnya. Dan menurutnya, cara paling mudah untuk menarik perhatian adalah dengan kesurupan.

Sehingga orang kesurupan yang diberi perhatian dari kelompok di sekitarnya akan lebih menjadi-jadi, ‘kesurupannya’ pun tak akan hilang hingga ia merasa letih.

“Sebenarnya cara mengobati orang kesurupan itu gampang, ditinggal aja, biarin sendirian, nanti juga hilang kesurupannya,” kata Ryu dalam diskusi bersama Ask The Experts Edisi 226, beberapa waktu lalu.

Menurut Ryu, ketika tak mendapat perhatian, orang yang kesurupan akan sadar dengan sendirinya. Ia juga akan merasa malu karena sudah berusaha mencari perhatian dengan cara kesurupan.

Orang kesurupan juga tak akan menyakiti dirinya sendiri karena sebenarnya dia dalam kondisi sadar.

Namun Ryu menegaskan, orang yang mengalami kesurupan sebaiknya mendapat penanganan medis dari profesional seperti psikiatri atau psikolog.

Orang yang kesurupan mungkin saja sedang mengalami masalah yang jauh lebih besar dari sekedar mencari perhatian.

“Hanya saja kalau ada orang mengalami DTD itu sebaiknya konsultasikan ke psikolog atau psikiater, mungkin saja dia memang punya masalah yang lebih besar dari sekedar mencari perhatian,” ucapnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *