Connect with us

Nasional

Tim Sar Gabungan Temukan Black Box Sriwijaya Air SJ 182

Published

on

Black Box Sriwijaya Air Sj 182 Masih Dalam Pencarian
Share

Reportersatu, Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ditemukan. Black box berisi data penerbangan yang bisa digunakan untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Kotak hitam itu ditemukan di antara Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Kotak hitam atau black box ditemukan oleh tim Kopaskal Armada 1 TNI Angkatan Laut dan dibawa oleh kapal sea rider milik Kopaskal. Selanjutnya, kotak hitam akan dikirim ke JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk diserahkan ke tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna diteliti dan dianalisa lebih lanjut.

Baca Juga : 15 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap 3 Tiba di Indonesia

Dalam pencarian tersebut, selain Kopaskal, turut dalam rombongan pencari black box di antaranya penyelam Dislambair dan Taifib.

Black box atau kotak hitam adalah adalah perekam penerbangan atau flight recorder yang mencatat semua data selama penerbangan. Black box sendiri menjadi kunci utama untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan pesawat.

Black box sangat penting dan perlu ditemukan, sebab bisa membantu penyelidik untuk mencari tahu peristiwa sebelum terjadinya kecelakaan.

Black box juga dilengkapi perangkat yang dikenal sebagai Underwater Locator Beacon (ULB). Perangkat tersebut akan aktif segera setelah perekam bersentuhan dengan air dan dapat mengirimkan sinyal dari kedalaman 14.000 kaki.

Fungsi alat tersebut adalah guna membantu menemukan black box setelah kecelakaan pesawat yang terjadi di laut.

Untuk mempermudah menemukannya, black box sebenarnya tidak berwarna hitam melainkan berwarna oranye terang.

Dengan penemuan black box Sriwijaya Air SJ 182 ini diharapkan penyebab kecelakaan pesawat nahas tersebut segara terungkap.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *