Connect with us

Sport

Tak Nafkahi Istri Selama 4 Tahun, Ismed di Polisikan Ke Polda Metro Jaya

Published

on

Tak Nafkai Istri Selama 4 Tahun, Ismed Di Polisikan Ke Polda Metro Jaya
Share

Reportersatu, Diduga tak menafkai secara lahir dan batin selama empat tahun, Cut Rita, polisikan pesepak bola Persija Jakarta, Ismed Sofyan ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga : Terbukti Bawa Sajam dan Mabuk, Remaja Asal Ngemplak diringkus Polisi

Diduga, mantan pemain timnas sepak bola tanah air itu, melanggar tindak pidana sesuai Pasal 49 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Laporan Polisi terssebut dibuat Cut Rita, sejak 4 Maret 2020 lalu, dan teregistrasi di SPKT Polda Metro Jaya, bernomor LP/1482/III/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tgl 4 Mei 2020.

loading...

“Saya sudah mencoba menemui Ismed baik di lapangan atau ke mess Persija, untuk menyelesaikan ini dan menuntut hak saya, tetapi saya diusir,” kata Cut Rita, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3).

Perempuan (59) tahun itu, berujar alasan dirinya melaporkan suaminya ke Mapolda Metro Jaya, lantran Ismed Sofyan diduga telah menelantarkan dirinya, serta merujuk dari UU KDRT.

Baca Juga : Dua Remaja Bawa Sabu 1 KG, diciduk Polisi Kebun Jeruk

“Sejak 2017 ia pergi dari rumah dan tidak pernah memberi nafkah ke saya, sampai hari ini. Jadi sudah empat tahun ini saya ditelantarkan,”terangnya.
Selama membina rumah tangga dengannya, Sofyan kata Cut Rita, telah empat kali menjalin hubungan asmara dengn wanita lain (perselingkuhan).

“Terakhir ini, dia berselingkuh dengan sepupu saya yang tinggal di depan rumah saya. Padahal sepupu saya itu, sudah bersuami juga,” kata Cut Rita yang tinggal di Lembah Hijau, Cimanggis, Depok.

Pada tahun 2018 lalu, Ismed Sofyan lanjut Rita, menggugat cerai dirinya, ke Pengadilan Agama (PA) Kota Depok. Gugatan percerain tersebut gugur, lantaran, Ismed tak pernah memenuhi panggilan hakim.

“Sehingga pada tahun 2019 lalu, kembali ada gugatan cerai ke PA Agama. Dalam prosesnya, menurut Hakim cerai bisa diketok, dan Ismed harus memenuhi salah satunya yaitu, Idah Mud’ah,” kata Rita.

Meski telah dikeluarkan putusan pada Januari 2020, idah mud’ah tidak juga diberikan Ismed Sofyan ke pada Rita. “Hakim pun, memberi batas waktu sampai beberapa bulan ke depan,” tutur Rita.

Cut Rita berharap Ismed dapat memenuhi tuntutan idah mud’ah. “Pengacara saya meminta nafkah idah mud’ah Rp 2 Miliar. Tapi hakim mengabulkan Rp 500 Juta, namun itupun tak juga dipenuhi Ismed.

Baca Juga : Polisi Gerebek Penimbunan Masker di Apartement Kawasan Grogol

“Ke depan, ia berharap polisi memanggil Ismed dan kasus yang dilaporkannya membuat Ismed sadar dengan menceraikan dirinya serta memenuhi tuntutan idah mud’ah,” tandsnya. (Gomes)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *