Connect with us

Nusantara

Syekh Kholil, Tokoh Ulama Asal Bangkalan Diusulkan Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Published

on

Share

Reportersatu, Pemerintah didesak memberi gelar pahlawan kepada ulama yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Syaikhona Kholil Bangkalan.

Syaikhona Kholil dianggap berkontribusi dalam gerakan nasionalisme dengan aktif memberdayakan masyarakat dalam bidang agama, pendidikan, sosial kemasyarakatan dan politik dan menjadi simpul dari pergerakan Islam Nusantara dan penguatan nasionalisme di abad 1800-an.

Pada zamannya, Syaikhona Kholil merupakan episentrum keilmuan agama Islam di Indonesia. Dalam berbagai catatan Syaikhona Kholil bahkan pernah ditahan oleh pemerintah Belanda.

Hal itu kemudian menjadi pemantik utama para santri membangkitkan kesadaran politik dan jejaring Islam, yang kemudian menjadi embrio lahirnya gerakan kultural untuk memerangi kolonialisme di Nusantara.

loading...

“Syaikhona Kholil menjadi titik sentral penempaan dan pembibitan para calon pejuang dan pahlawan. Hal ini tidak terbantahkan dalam fakta sejarah,” kata Ketua Tim Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Kholil, Dr Muhaimin, di Surabaya.

Santri-santri binaan Syaikhona Kholil hampir seluruhnya menjadi pejuang. Beberapa di antaranya adalah KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syamsuri. Atas pemikiran Syaikhona Kholil dan restunya, ketiganya kemudian mendirikan Nahdlatul Ulama. Dua nama pertama juga telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

“Santri-santri alumni didikan Syaikhona Kholil Bangkalan lah yang menerjemahkan pemikiran dan gerakan sang guru,” kata dia.

Usulan gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Kholil ini salah satunya juga diutarakan oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). NasDem ingin pemerintah memberikan penghargaan bagi guru para pahlawan tersebut.

Ketua Bidang Agama & Masyarakat Adat DPP Partai NasDem, Hasan Aminuddin mengatakan usulan gelar pahlawan untuk Syaikhona Kholil ini telah dicetuskan oleh NasDem 10 tahun lalu.

“Berdasarkan aspirasi yang cukup kuat, dan sejarah membuktikan, bahwa Syaikhona Kholil ini gurunya para pahlawan dan gurunya para wali,” ucapnya.

Sejarah, kata dia, telah membuktikan, bahwa tidak sedikit para kiai dan pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah, adalah santri Syaikhona Kholil.

Selain itu, ajaran Syaikhona Kholil, juga telah memberikan kontribusi Indonesia sampai hari ini. Ajarannya adalah, ‘Hubbul Wathan Minal Iman’, cinta tanah air bagian dari pada Iman.

Hingga saat ini tercatat baru ada 9 Tokoh NU yang mendapatkan gelar pahlawan nasional. Antara lain KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH Zainul Arifin, KH Zainal Musthafa, KH Idham Chalid, KH Abdul Wahab Chasbullah, KH As’ad Syamsul Arifin, KH Syam’un dan KH Masykur.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *