Connect with us

Sport

Sejarah Uber Cup dan Kiprah Atlet Putri Indonesia

Published

on

Ribka Sugiarto Siti Fadia Silva Ramadhanti Badminton Indonesia Msl (1)
Share

Reportersatu, Nama kejuaraan dunia beregu putri Uber Cup diambil dari pebulutangkis putri Inggris yakni Elizabeth Betty Uber. Sepanjang kariernya, Betty Uber mampu memenangi 13 gelar All England dalam rentang tahun 1930 sampai 1952.

Uber Cup digelar tiap 3 tahun sekali sejak edisi perdana tahun 1957 hingga 1981. Mulai tahun 1984 hingga saat ini, penyelenggaraan Uber Cup digabung bersama kejuaraan beregu putra Thomas Cup. Sejak saat itu, kejuaraan Thomas-Uber Cup digelar tiap 2 tahun sekali.

Skuad putri Indonesia pertama kali merengkuh gelar Uber Cup pada tahun 1975 saat menjadi tuan rumah di Jakarta. Kala itu, di partai final Indonesia sukses menumbangkan tim Jepang yang sebelumnya menyabet 3 kali gelar beruntun.

Lewat pemain kunci seperti Taty Sumirah di sektor tunggal putri serta ganda putri Imelda Wiguno/Theresia Widiastuti, Indonesia sukses membungkam Jepang dengan skor 5-2. Selepas torehan manis tahun 1975, tim putri Indonesia harus mengalami puasa panjang hingga edisi 1994 di Jakarta.

Baca Juga : Sejarah Thomas Cup, Indonesia Terhenti di 2002

Sekali lagi tim putri Indonesia berjaya di depan publik sendiri dengan menjuarai Uber Cup 1994. Ketika itu, skuad Indonesia yang diperkuat Susi Susanti dan Mia Audina berhasil memutus dominasi tim Cina lewat kemenangan dramatis 3-2 di final. Mia Audina yang turun di partai terakhir mengalahkan tunggal Cina, Zhang Ning, lewat pertarungan rubber game.

Tahun 1994 juga menjadi catatan manis bagi Indonesia karena sukses ‘mengawinkan’ Piala Thomas dan Uber, lantaran berhasil memenangi keduanya secara bersamaan. Superioritas Indonesia di ajang Thomas-Uber Cup masih berlanjut pada edisi 1996 yang digelar di Hong Kong.

Tim Merah Putih sekali lagi mampu menyabet trofi Thomas dan Uber. Kali ini di partai puncak tim putri Indonesia membungkam Cina dengan skor 4-1.

Namun sayang kejayaan tim putri Indonesia mesti terhenti selepas itu. Hingga saat ini skuad Indonesia belum pernah lagi merengkuh gelar juara di kejuaraan Uber Cup. Torehan terbaik dibukukan tahun 1998 dan 2008, saat finis sebagai runner-up usai tumbang 1-4 dan 0-3 di tangan tim Cina.

Hasil Lengkap Final Uber Cup

Uber Cup 1957: AMERIKA SERIKAT vs DENMARK (6-1)

Uber Cup 1960: AMERIKA SERIKAT vs DENMARK (5-2)

Uber Cup 1963: AMERIKA SERIKAT vs INGGRIS (4-3)

Uber Cup 1966: JEPANG vs AMERIKA SERIKAT (5-2)

Uber Cup 1969: JEPANG vs INDONESIA (6-1)

Uber Cup 1972: JEPANG vs INDONESIA (6-1)

Uber Cup 1975: INDONESIA vs JEPANG (5-2)

Uber Cup 1978: JEPANG vs INDONESIA (5-2)

Uber Cup 1981: JEPANG vs INDONESIA (6-3)

Uber Cup 1984: CINA vs INGGRIS (5-0)

Uber Cup 1986: CINA vs INDONESIA (3-2)

Uber Cup 1988: CINA vs KOREA SELATAN (5-0)

Uber Cup 1990: CINA vs KOREA SELATAN (3-2)

Uber Cup 1992: CINA vs KOREA SELATAN (3-2)

Uber Cup 1994: INDONESIA vs CINA (3-2)

Uber Cup 1996: INDONESIA vs CINA (4-1)

Uber Cup 1998: CINA vs INDONESIA (4-1)

Uber Cup 2000: CINA vs DENMARK (3-0)

Uber Cup 2002: CINA vs KOREA SELATAN (3-1)

Uber Cup 2004: CINA vs KOREA SELATAN (3-1)

Uber Cup 2006: CINA vs BELANDA (3-0)

Uber Cup 2008: CINA vs INDONESIA (3-0)

Uber Cup 2010: KOREA SELATAN vs CINA (3-1)

Uber Cup 2012: CINA vs KOREA SELATAN (3-0)

Uber Cup 2014: CINA vs JEPANG (3-1)

Uber Cup 2016: CINA vs KOREA SELATAN (3-1)

Uber Cup 2018: JEPANG vs THAILAND (3-0)


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *