Connect with us

Nasional

Sejarah dan Perkembangan Patung Liberty

Published

on

Statue Of Liberty 2 Scaled (1)
Share

Reportersatu,  Patung Liberty adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Prancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali.

Patung ini memiliki makna bahwa rakyat Amerika memiliki kebebasan dan demokrasi. Kebebasan berpendapat, hak bebas untuk memilih, hak bebas untuk bertindak dan hak bebas untuk hidup. Oleh karena itu patung liberty sangat penting bagi warga Amerika Serikat karena patung ini sangat bersejarah bagi mereka.

Sejarah

Patung ini adalah ide dari sahabat George Washington, presiden pertama Amerika Serikat. Sahabat George Washington bernama Edouard Rene de Laboulaye Lefebvre. Laboulaye adalah seorang ahli hukum dan pemikir dari Perancis.

Berdirinya Amerika Serikat tidak terlepas dari peran Perancis. Selama revolusi, Perancis yang menyuplai persenjataan bagi koloni-koloni di Amerika Serikat. Persenjataan ini digunakan untuk membebaskan diri dari pendudukan Kerajaan Inggris yang saat itu menjajah Amerika.

Pada tahun 1865, berkumpulah beberapa pembesar Amerika kala itu dan para intelektual Perancis yang menentang Rezim Napoleon III. Para intelektual Perancis mengatakan bahwa mereka mengagumi pembentukan negara Amerika. Serta Amerika berhasil menjadi negara demokratis dan membebaskan perbudakan pada akhir perang saudara.

Laboulaye mengatakan dalam makam malam kecil itu sebuah ide. Ide untuk membuatkan Amerika Serikat sebuah monumen untuk memperingati demokrasi di Amerika Serikat dan berharap Perancis dapat ikut menjadi negara demokratis di dunia.

Salah satu tamu jamuan makam malam saat itu Frédéric-Auguste Bartholdi. Bartholdi adalah seorang pematung terkenal berumur 31 tahun. Dia berasal dari Colmar, Alcase salah satu provinsi timur di Perancis. Bartholdi tertarik dengan gagasan Laboulaye dan membuatnya terinspirasi.

Baca Juga : Koleksi Peninggalan Para Nabi Dalam Istana Topkapi

Pembuatan

Patung Libertydidirikan oleh Frédéric-Auguste Bartholdi. Dalam membangun Patung Liberty, Bartholdi tidak sendiri. Untuk menyusung rangka dan tulang penyusun patungnya. Bartholdi meminta bantuan arsitek baja terkenal Alexandre Gustave Eiffel. Eiffel adalah perancang dan pembangun menara ikonik Perancis, Menara Eiffel.

Pada tahun 1876, lengan patung Liberty di bawa ke Philadelphia. Lengan yang berukuran 9,1 meter dibawa dengan modal 50 sen. Lengan inilah yang akan dijadikan ruangan. Bartholdi berharap inilah satu-satunya patung yang bisa dimasuki.

Di Amerika sendiri dilaksanakan proyek pembangunan pondasi Patung Liberty. Jendral Charles. P Stone dipanggil sebagai pembuat pondasi berdirinya Patung Liberty. Arsitek pembuat pondasi adalah seorang desainer terkenal New York, Richard Moris Hunt. Bartholdi sendiri yang memilih lokasi berdirinya Patung Liberty.

Pada tahun 1883 Laboulaye pencetus ide berdirinya Patung Liberty meninggal karena serangan jantung. Satu tahun setelahnya 1884 Patung Liberty menjalani pembangunan tahap akhir. Patung Liberty pada musim semi di tahun 1885 masih tetap berada di Perancis. Saat itu sedang dilakukan pembongkaran.

Pada tanggal 15 Juni 1885, potongan Patung Liberty yang terdiri dari 214 kotak kayu tiba di Pulau Bedloe. Namun Patung Liberty baru didirikan pada bulan Mei 1886. Pendiriannya memakan waktu sekitar enam bulan masa pendirian.

Pada tanggal 25 Oktober 1886, Bartholdi beserta istrinya berkunjung ke Amerika Serikat untuk melihat hasil karyanya. Bartholdi berangkat dari perancis bersama Viscount Ferdinand de Lesseps-Marie, Ketua Uni Franco-Amerika. Kedatangan rombongan Bartholdi disambut oleh Komite Amerika dan Joseph Pulitzer. Setibanya di pulau Bedloe tempat berdirinya Patung Liberty. Bartholdi hanya berkata bahwa cita-citanya telah terwujud.

Perkembangan

Pada tanggal 28 Oktober 1886, Patung Liberty di buka untuk umum. Pemerintah Amerika Serikat menetapkan hari tersebut sebagai hari libur nasional. Namuh hanya Wall Street yang tidak libur saat itu. Parade tiga warna dilaksanakan sepanjang kota New York. Tiga warna itu adalah merah, putih, biru. Warna yang melambangkan bendera Perancis. Setiap anak mengikatkat pita berdasarkan warna itu dan membanjiri kota.

Pejabat kedua negara hadir. Presiden Amerika saat itu Grover Cleveland serta kabinetnya dan gubernur New York beserta stafnya turut hadir. Peristiwa memalukan kala banyak keluarga kaya Amerika Serikat yang tidak menyumbang, hadir dan berebut kursi terdepan untuk dilihat dunia.

Patung Liberty menjadi patung tertinggi dunia. Namun pada tahun 1899 dikalahkan oleh patung Santo Paulus di Brasil. Pada tahun 1903 dipasanglah sebuah plat perunggu yang berukirkan puisi karangan Emma Lazarus – The New Colosuss yang turut membantu pendanaan.

Pada tahun 1916, dilakukan penggalangan dana dan terkumpul $30.000 untuk pembuatan lampu sorot agar menerangi symbol persahabatan Perancis-Amerika itu. Tanggal 15 Oktober 1924 Presiden Amerika saat itu Calvin Coolidge menetapkan Patung Liberty sebagai monument nasional. Namun baru pada tahun 1933 National Service Park mengambil alih perawatan dan pemeliharaan Patung Liberty. Sejarah berdirinya Patung Liberty merupakan kebanggaan rakyat Amerika Serikat sampai saat ini.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *