Connect with us

Internasional

Sebuah Bom Meledak Dekat Istana Kepresidenan Somalia, Tiga Orang Tewas

Published

on

Share

Reportersatu, Sebuah bom meledak di dekat Istana Kepresidenan dan kompleks Parlemen Somalia di Mogadishu. Ledakan tersebut dilaporkan berasal dari bom mobil, dan terjadi pada Sabtu, 13 Februari 2021.
 
Bom meledak sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Menurut petugas polisi, Abdullahi Aden, mobil yang membawa bom melaju melalui pos pemeriksaan di depan Hotel Wehliye. Tiga orang dikabarkan meninggal dunia, dan delapan orang lainnya luka-luka.

“Polisi sedang mengejar kendaraan pelaku setelah melihatnya beberapa kilometer dari tempat ledakan tersebut,” ungkap Abdirahman Mohamed, Pejabat Keamanan setempat dari sejumlah saksi mata, dilansir AFP.

loading...

Baca Juga : Fukushima Jepang Dilanda Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1

Namun demikian, ia menuturkan bahwa aksi kejar-kejaran yang sempat terjadi membuat banyak orang berusaha menyelamatkan diri.

“Sehingga, benar-benar membatasi jumlah korban yang bisa ditimbulkan dari ledakan bom mobil itu,” jelasnya.

Dahir Osman, saksi mata, mengaku mendengar tembakan dan melihat kendaraan termasuk tuk-tuk roda tiga berserakan sebelum ledakan besar terjadi di luar kompleks parlemen, tak jauh dari Istana Kepresidenan Somalia.

“Saya sedang berada di gym yang dekat dengan tempat ledakan terjadi, tetapi alhamdulilah kami telah mendengar suara tembakan sebelum ledakan,” katanya.

“Suara tembakan menyiagakan banyak orang, termasuk saya. Kami melarikan diri dari daerah itu untuk berlindung sebelum kendaraan mencapai daerah tersebut, kemudian terdengar ledakan,” terang dia.

Ini merupakan ledakan besar kedua di ibu kota Somalia dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, pada 31 Januari lalu, insiden penembakan menewaskan lima orang – termasuk empat pelaku – terjadi di Hotel Afrik. Kelompok teror Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Ibu kota Somalia kerap menjadi sasaran serangan oleh kelompok Al-Shabaab yang terkait dengan Al-Qaeda dan telah melancarkan pemberontakan panjang dan kejam untuk menggulingkan pemerintah yang didukung secara internasional.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *