Connect with us

Nasional

Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Efektif Bila Pusat-Daerah Satu Suara

Published

on

Share

Reportersatu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa segala jenis mudik, lokal maupun antarprovinsi, dilarang selama periode 6-17 Mei 2021.

Wiku juga kembali mewanti-wanti agar pemerintah daerah ikut mendukung narasi larangan mudik yang disampaikan oleh pemerintah pusat. Upaya itu dilakukan agar informasi yang terserap di masyarakat dapat selaras.

“Tentunya kebijakan peniadaan mudik ini akan berjalan efektif apabila pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki suara yang sama,” kata Wiku, Rabu (5/5/21).

loading...

Baca Juga : Pemprov DKI Pertimbangkan Tutup Obyek Wisata Selama Libur Lebaran

Wiku mengatakan readyviewed larangan mudik itu semata-mata dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Sebab, bila berkaca pada kasus Lebaran tahun lalu, tercatat penambahan jumlah kasus positif Covid-19 baik secara harian maupun kumulatif mingguan melonjak hingga 93 persen sejak libur Idul Fitri 22-25 Mei 2020. Lonjakan kasus itu terlihat dalam rentang waktu 10-14 hari kemudian.

“Pemerintah sepakat meniadakan mudik apapun bentuknya. Mohon kepada seluruh jajaran pemerintah daerah maupun masyarakat dapat menjadi agen promosi kesehatan yang baik dengan berlandaskan satu narasi dari pemerintah,” kata dia.

Wiku sekaligus menginformasikan bahwa pemerintah resmi memperpanjang lagi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terhitung mulai tanggal 4-17 Mei 2021 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2021.

Pada perpanjangan kali ini, cakupan PPKM Mikro diperluas hingga totalnya menjadi 30 provinsi. Perpanjangan kali ini, menambahkan 5 provinsi lagi yakni Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat.

Dengan penambahan itu, maka saat ini dari 34 provinsi di Indonesia, hanya tersisa 4 provinsi yang belum menerapkan PPKM Mikro. Yakni Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *