Connect with us

Kuliner

Sarabba, Minuman Penghangat Khas Bugis Yang Kaya Rempah

Published

on

Share

Reportersatu, Dikala musim penghujan tiba minuman penghangat sangat cocok disajikan dan di nikmati bersama keluarga. Nah, kali ini perlu dicoba minuman penghangat khas orang Bugis, Sulawesi. Namanya Sarabba.

Jika orang Jawa punya minuman hangat STMJ, maka orang Bugis punya Sarabba. Sarabba merupakan minuman yang khas di Sulawesi, dibuat dari bahan jahe, merica bubuk, gula aren, kuning telur, dan santan. Rasanya manis dan gurih, disajikan hangat dan sedikit kental sehingga cocok untuk cuaca yang dingin sambil ngobrol dengan santai.

Baca Juga : Gule Bulung Gadung, Kuliner Unik Khas Mandailing Natal

Meski bisa dibilang STMJ-nya orang Bugis, perbedaannya cukup jauh dengan STMJ (susu telur madu jahe). Sarabba tidak menggunakan susu melainkan santan. Sarabba tidak menggunakan madu tetapi gula aren. Sarabba juga menggunakan merica yang tidak terdapat pada STMJ.

Orang Bugis biasanya minum Sarabba untuk menambah stamina dan juga menghangatkan badan. Bagi yang sedang tidak enak badan pun bisa minum Sarabba untuk membuat badan kembali segar bugar dan terhindar dari flu dan meriang.

Bila berkunjung ke Kota Makassar, Anda dapat menjumpai minuman hangat ini di sepanjang kawasan pantai losari atau di Jalan Sungai Cerekang.

Nah, membuat sarabba secara mandiri tentu lebih nikmat karena kita dapat menentukan takarannya sendiri sesuai selera. Kita juga dapat menggunakan bahan-bahan alami seperti gula aren murni, kelapa parut, telur ayam kampung.

Hanya saja, tentu memerlukan waktu dan usaha sebab harus mencari sendiri bahan-bahannya di pasar tradisional dan mengolahnya.

Bahan :

800 ml air
350 gram jahe, dikupas, ditumbuk kasar
350 gram gula aren, disisir
1/2 sendok teh kayumanis bubuk
1/2 sendok teh biji pala bubuk
1/2 sendok teh merica bubuk
200 ml santan kental
45 gram kuning telur ayam kampung

Cara Membuat Sarabba khas Makassar:
  1. Rebus gula aren hingga mendidih dan larut.
  2. Masukkan jahe, kayumanis, biji pala, dan merica. Masak 10 menit sampai aroma jahenya tercium.
  3. Kecilkan api. Tambahkan santan kental perlahan sambil terus diaduk.
  4. Tuang 200 ml air jahe, masukkan 1 butir kuning telur, aduk rata. Sajikan selagi hangat.

Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *