Connect with us

Sport

Reaksi Jurgen Klop Usai Dituduh Pengaruhi Wasit Jelang Lawan MU

Published

on

Jurgen Klopp By Ap Via New Indian Express.jpg
Share

Reportersatu, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp membantah tudingan yang menyebut dirinya ingin mempengaruhi keputusan wasit jelang laga akbar versus Manchester United akhir pekan ini. Tudingan tersebut dilontarkan oleh mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg.

Masalah bermula ketika beberapa waktu lalu Klopp menyindir rekor jumlah penalti yang didapat Manchester United sejak dirinya menukangi Liverpool. Menurutnya, jumlah tersebut berbanding jomplang dengan yang didapat The Reds.

Clattenburg pun menanggapi omongan Klopp lewat kolom yang ia tulis di Daily Mail. Tak cuma menyebut Klopp coba mempengaruhi wasit, Clattenburg juga menyebut pria Jerman itu munafik karena pemain Liverpool pun banyak yang melakukan diving untuk mendapatkan penalti.

Baca Juga : AS Roma Kalah Telak Atas Lazio, Ronaldo Top Skor Liga

Respons Klopp

Klopp mengaku tak terkejut bahwa pernyataan yang ia lontarkan usai kekalahan lawan Southampton bakal mendapat komentar dari banyak pihak, termasuk Clattenburg.

“Apakah saya terkejut bahwa seseorang berbicara tentang apa yang saya katakan setelah pertandingan melawan Southampton? Tidak. Apakah saya terkejut bahwa Mark Clattenburg membicarakannya? Tidak,” ujar Klopp.

“Saya tidak yakin mengapa atau apakah dia ditanyai tentang hal itu, tetapi sangat menyenangkan kita bisa membicarakannya lama setelah kariernya [selesai],” tambahnya.

Lebih lanjut, Klopp pun membantah bahwa ia mencoba untuk mempengaruhi wasit yang menurut Clattenburg hal tersebut meniru tindakan eks manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson.

“Saya bukan Sir Alex, saya tidak mencoba permainan pikiran. Saya ditanyai langsung setelah pertandingan Southampton dan saya tidak berpikir sedetik pun tentang pertandingan United. Saya melihat statistik tentang penalti sebelum pertandingan Southampton, itu saja,” tutur Klopp.

“Ketika orang-orang seperti Mark Clattenburg sekarang berbicara, itu selalu berbicara lebih banyak tentang mereka daripada tentang saya. Mungkin jika dia pernah berada dalam situasi saya maka dia akan memainkan permainan pikiran, tapi sayangnya saya tidak memiliki keterampilan untuk bermain permainan pikiran!” tegasnya.


Share
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *