Connect with us

Internasional

Pulihkan Hubungan Bilateral, China Minta AS Kembali Buka Dialog

Published

on

Share

Reportersatu, Upaya untuk memulihkan kembali hubungan bilateral antara dua negara, Diplomat senior China Wang Yi meminta pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membuka kembali dialog. Hubungan AS dan China merenggang di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Wang mengatakan, tindakan pemerintahan Trump yang menekan China telah menimbulkan kerugian yang tak terukur. Dia meminta Washington menghapus tarif atas barang-barang China dan tidak lagi melakukan tekanan terhadap sektor teknologi China. Wang juga mendesak AS untuk menghormati kepentingan dalam negeri China dan berhenti “berkomplot” dengan pasukan separatis untuk mendukung kemerdekaan Taiwan. 

loading...

Baca Juga : Donald Trump Akan Hadiri di Konferensi di Florida

“Selama beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat pada dasarnya memutuskan dialog bilateral di semua tingkatan,” kata Wang yang merupakan anggota dewan negara.

“Kami siap untuk melakukan komunikasi yang jujur dengan pihak AS, dan terlibat dalam dialog yang bertujuan untuk memecahkan masalah,” ujar Wang, menambahkan.

Wang mengatakan, panggilan telepon antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Biden merupakan langkah positif untuk memperbaiki hubungan bilateral kedua negara yang berada pada titik terendah dalam beberapa dekade.

Di bawah pemerintahan Trump, AS dan China telah berselisih di berbagai bidang termasuk perdagangan, tuduhan kejahatan hak asasi manusia terhadap Muslim Uighur di Xinjiang, dan klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan. 

Pemerintahan Biden mengisyaratkan akan mempertahankan tekanan terhadap Beijing. Sebelumnya, Biden telah menyuarakan keprihatinan tentang praktik perdagangan yang “tidak adil” oleh China.

Biden juga mendukung tekad pemerintahan Trump bahwa China telah melakukan genosida dan melakukan kejahatan hak asasi manusia terhadap minoritas Muslim di Xinjiang.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *