Connect with us

Peristiwa

Polisi Pastikan Pelaku Bom di Katedral Makasar Terdiri Dari 2 Orang

Published

on

Share

Reportersatu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan diduga berjumlah dua orang. Keduanya disebut menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan keterangan dari Polda Sulawesi Selatan, Salah satu pelaku tewas dalam peristiwa itu. Polisi belum bisa memastikan jenis kelamin kedua pelaku. Proses penyelidikan identitas masih dilakukan.

loading...

“Pelaku di pastikan berjjumlah 2 orang, Kita sudah menggelar police line kita akan menyisir, kita akan olah TKP dengan berbagai metode. Entah itu metode spiral untuk melihat barang bukti. Dari Inafis dan Puslabfor saat ini sedang menyisir baik temuan tubuh korban, serpihan, sedang kita olah,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono.

Baca Juga : Ledakan Diduga Bom Terjadi di Gereja Katedral Makasar

Lebih lanjut Argo juga mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kelompok atau jaringan teror pelaku bom bunuh diri. Termasuk keterkaitan pelaku dengan aktivitas organisasi teror Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Nama JAD dicurigai lantaran dalam beberapa pekan terakhir kepolisian di Makassar dan sejumlah kota lain di Indonesia aktif menangkap puluhan anggota kelompok teror tersebut. Dalam penangkapan di Makassar sejumlah anggota JAD ditembak polisi karena melawan.

Pastor Gereja Katedral Makassar, Wilhelmus Tulak, menjelaskan bom bunuh diri terjadi tepat di depan gerbang gereja pada pukul 10.30 WITA usai ibadah kedua atau misa kedua.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *