Connect with us

Nasional

Polda Metro: Kebijakan Karangtina Wilayah, Wewenang Pemerintah Pusat

Published

on

Polda Metro Kebijakan Karangtina Wilayah, Wewenang Pemerintah Pusat
Share

Reportersatu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Yusri Yunus mengatakan, hingga saat ini, DKI Jakarta, belum menerapkan karantina wilayah, guna mencegah wabah corona virus (Covid-19).

Pasalnya, Ibu Kota DKI Jakarta saat ini, masih menerapkan social distancing, physical distancing. Terkait kebijakan karantina wilayah serta penutupan sejumlah ruas jalan tersebut, sambung Yusri, wewenangnya pemerintah pusat.

Baca Juga : Antisipasi Corona, Kadin Pangan DKI Sediakan Stock 351 Ton Lebih Beras

Aparat kepolisian dalam hal ini, hanya melakukan pengamaman, jika ada terjadinya karantina yang akan dilakukan pemerinta pada wilayah yang terdapat di Pemda DKI tersebut.

loading...

“Semua instruksi karantina wilayah itu berada di pemerintah pusat, dalam hal ini kepolisan sebagai aparat dari pada pemerintah,” tambahnya.

Apa bila ada kebijakan apapun yang akan dilakukan pemerintah kedepannya dalam mebghadapi corona virus (Covid-19) itu, kami siap menjalankan tugas dalam mengawal kebujakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut.

“kami harus siap, Polda Metro Jaya Sesegera mungkin underestimate, kita harus segera lakukan latihan, kalau ada kebijakan itu kita sudah siap dalam hal ini,” tandasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya, belum  melakukan penutupan disejumlah akses jalan, dari dan menuju DKI Jakarta, guna mengantisipasi penyebaran corona virus (Covid-19).

Baca Juga : Polri: Indonesia Harus Tetap Kuat dan Jadi Rolemodel Negara Lain

Hal itu menyusul informasi soal Ibu Kota yang akan dikarantina buntut wabah virus corona atau covid-19 yang belakangan marak terjadi di tanah air.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020).

Saat ini, Polda Metro beber Yusri, hanya melakukan latihan simulasi pengamanan dalam memghadapi penyebaran covid-19 tersebut.

“Jadi Polda Metro hanya meminta data ke Polres-polres untuk masing-masing Polres menyiapkan rencana pengamanan,”tutupnya. (Gomes)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *