Connect with us

Peristiwa

Polda Kalimantan Berhasil Amankan 5 Kg Sabu yang dikendalikan Napi Jaringan Internasional

Published

on

Polda Kalimantan Berhasil Amankan 5 Kg Sabu Yang Dikendalikan Napi Jaringan Internasional
Share

Reportersatu, Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil membongkar kasus narkoba jaringan internasional yang melibatkan salah satu narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II A Pontianak.

Baca Juga : Akibat Hujan dan Angin Kencang Atap SMKN 24 Jakarta, Cipayung, Ambruk

Narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram itu berhasil diamankan timsus pada Minggu 15 Maret 2020, dari kawasan Parit Mayor, Kabupaten Kubu Raya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Gembong Yudha menerangkan, sabu ini masuk ke Indonesia melalui perbatasan Kalbar yang berbasatasan dengan Sarawak, Malaysia.

loading...

“Awalnya, tim dari Direktorat Narkoba Polda Kalbar mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang membawa barang yang dicurigai narkotika dari perbatasan Kalbar-Sarawak dengan menggunakan sepeda motor. Jadi tim melakukan pemantuan,” jelas Gembong, Selasa (17/3/2020).

Berdasarkan informasi ciri-ciri dari masyarakat tersebut, lanjut Gembong, tim Ditres Narkoba Polda Kalbar melakukan pemantauan di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Hingga akhirnya pada pukul 10.40 WIB, pria dengan ciri-ciri tersebut melintas menuju ke arah Pontianak.

Baca Juga : Seorang Warga Negara Rusia Terseret Arus Pantai Pasut Bali

“Tim melakukan pengintaian. Sesampainya di gerbang Parit Mayor, tim langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tas bawaan pria berinisial M warga Kabupaten Mempawah,” tuturnya.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku pertama ini, petugas berhasil mengamankan lima bungkus yang dikemas dengan lakban cokelat dan di dalamnya dibungkus lagi dengan kemasan teh hijau merek negara luar.

“Dari hasil interograsi dan pengembangan di lapangan, diketahui SK warga Pontianak yang akan menerima sabu tersebut di sebuah minimarket di Parit Mayor. Kemudian TF, warga Lapas II A Pontianak yang mengontrol transaksi dari lapas,” ucap Gembong.

Baca Juga : Bea dan Cukai Palembang Memusnahkan Barang Bukti Narkoba

Hingga saat ini, kata Gembong, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap jaringan tersebut. Barang bukti dan ketiga tersangka saat ini masih ditahan di Mako Ditres Narkoba Polda Kalbar untuk dilakukan penyidikan.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *