Connect with us

Nasional

Picu Kerumunan, Pemerintah Larang Takbir Keliling Jelang Hari Raya Idul Fitri

Published

on

Share

Reportersatu, Terkait pandemi Covid-19 di tanah air yang sampai saat ini belum juga usai, Pemerintah melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melarang kegiatan takbiran keliling jelang Hari Raya Idulfitri.

Yaqut mengatakan tradisi takbiran biasanya mengundang kerumunan orang. Pemerintah khawatir kegiatan ini justru akan menjadi tempat penyebaran Covid-19.

“Kami juga memberikan pembatasan terhadap kegiatan takbir ini, takbir keliling tidak kita perkenankan,” kata Yaqut usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (19/4/21).

loading...

Baca Juga : Menag Imbau Masyarakat Tetap Tenang Tanggapi Kasus Penistaan Agama

Sebagai gantinya, Yaqut mempersilakan warga merayakan takbiran di masjid atau musala. Namun, ia mengingatkan jumlah warga yang hadir maksimal 50 persen dari kapasitas masjid atau musala.

Yaqut meminta masyarakat memaklumi sejumlah pembatasan yang harus diterapkan pada Ramadan ini. Dia meyakinkan masyarakat bahwa langkah ini untuk kepentingan bersama.

“Saya kira dengan kita bersabar ini, Allah akan memberikan jalan atau hasil yang terbaik untuk kita semua dan bangsa negara,” ucap Yaqut.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor itu menyampaikan hukum sejumlah kegiatan ibadah di bulan Ramadan adalah sunah. Sementara itu, menjaga keselamatan diri dan orang lain hukumnya wajib.

“Insyallah kita juga tidak akan kehilangan pahala apapun, tidak akan kehilangan pahala sedikit pun, jika tetap mendahulukan yang wajib daripada mendahulukan yang sunah,” ujar Yaqut.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *