Connect with us

Peristiwa

Petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Bayi Lobster

Published

on

Webp.net Resizeimage (57)
Share

Reportersatu, Petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali menggagalkan penyelundupan ekspor puluhan ribu bayi lobster di area keberangkatan Bandara, Senin (24/2) sekitar pukul 08.30 WITA. Pelaku berinisial AH (24) asal Meral, Kepulauan Riau. Dia hendak menyelundupkan benih lobster ke Singapura.

“Upaya percobaan ekspor ilegal berupa baby lobster dilakukan oleh seorang penumpang pria melalui Pesawat Air Asia QZ504 rute Denpasar-Singapura,” kata I Bagus Putu Ari Sudana, selaku Plh Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali.

loading...

Terungkapnya penyelundupan ini dilakukan setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian melakukan pemantauan sekitar pukul 06.00 WITA.

“Setelah itu dilakukan pemeriksaan oleh petugas terhadap AH (pelaku) sebelum menaiki pesawat di area apron nomor B36. Dari hasil pemeriksaan tersebut AH kedapatan membawa delapan bungkus baby lobster yang disimpan di dalam tas,” imbuh Sudana.

Petugas menemukan barang bukti tujuh kantong plastik berisi baby lobster jenis pasir sebanyak 9.028 ekor dan satu kantong plastik berisi baby lobster jenis mutiara sebanyak 980 ekor dengan total seluruhnya sebanyak 10.008 ekor.

“Barang bukti tersebut disembunyikan AH dalam tas ransel berbahan kulit berwarna hitam. Nilai jual atas keseluruhan barang bukti tersebut ditaksir sebesar Rp1.550.200.000,” ujar Sudana.

Pelaku dijerat Pasal 102a, Huruf a, Undang-Undang 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan. Pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun, serta denda maksimal Rp5 miliar. 


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *