Connect with us

Lensa Artis

Pernah Berjuang Lawan Bipolar Dan Depresi, Marshanda Ungkap Ingin Buka Kelas Konseling

Published

on

Share

Reportersatu, Marshanda dikenal dengan kisah hidupnya yang pasang surut Mulai dari kesuksesannya sebagai bintang sinetron hingga perceraian dengan sang mantan suami, Ben Kasyafani.


Belum lagi citra miring yang ia dapat lantaran membuat video marah-marah sekitar 12 tahun yang lalu. Gara-gara video itu, wanita yang akrab disapa Caca ini seringkali disebut gila.

Perlahan kehidupan Caca mulai membaik. Sebagai penyintas bipolar, Caca bahkan berinisiatif untuk membuka sebuah wadah bagi mereka yang senasib dengannya.


Aktris cantik itu mengutarakan niatnya lewat sebuah video Instagram berdurasi tiga menit.

“Di salah satu acara talkshow TV, tepatnya di Metro TV tahun lalu. Saat interview gue bilang kalau misi gue dalam hidup adalah gue ingin ketika nanti gue mati gue bisa diinget sebagai seorang lover and healer,” buka Caca.


“Yaitu seseorang yang mencintai tanpa rasa takut sama sekali. Dan seseorang yang bisa menyembuhkan orang lain dan meningkatkan kualitas hidup orang lain.”

loading...


“Khususnya, buat kalian yang menghadapi tantangan mental,” lanjut Caca.


“Contohnya seperti gue, gue pernah didiagnosa dengan bipolar disorder and depresi mayor.”

Diakui Caca, tujuannya membentuk kelas tak lain adalah untuk merangkul siapapun yang pernah mengalami tantangan mental. Rencananya, kelas ini akan dibuka pada April mendatang.


“Untuk kalian yang juga didiagnosa dengan borderline disorder, gangguan kecemasan, depresi mayor dan sejenisnya,” terang Caca.

“Dan enggak harus didiagnosa dari psikiater atau psikolog untuk kalian yang mengalami trauma, kekerasan mental, kekerasan fisik, depresi, dan semacamnya.”


“Gue mengadakan atau membuat wadah support group yang akan diselenggarakan seminggu sekali mulai bulan depan,” ujar Caca.


“Dari April sampai Mei, dan itu akan diadakan setiap hari kamis dengan nama M Safe Space.”

Nantinya, kelas ini akan diselenggarakan secara online menggunakan aplikasi Zoom. M Safe Space disebut Caca adalah sarana untuk memberi dukungan satu sama lain dan bertukar pikiran tentang perjalanan mental setiap anggotanya.


Dalam kelas tersebut, Caca berharap agar tiap anggota bisa saling bertukar pikiran. Selain itu, keberadaan kelas ini diharapkan bisa menjadi sistem pendukung yang baik.


“Aku ingin membantu kalian menemukan sistem pendukung yang terbaik, penuh cinta, tulus dan menguatkan.


Karena itu yang dibutuhkan buat orang-orang yang punya tantangan mental. Jadi, kalian dipersilakan bergabung di kelompok pendukungku, M Safe Space,” ajak Caca.
“Buat kalian yang memahami bahwa terapi dari psikiater itu enggak cukup untuk kita-kita yang memiliki tantangan mental, kita juga harus konseling. Mempunyai kelompok pendukung juga krusial untuk proses kesembuhan kita.”


Selanjutnya, Caca memberikan informasi lengkap mengenai cara pendaftaran dan biaya yang diperlukan untuk mengikuti kelasnya. Untuk satu sesi, Caca mematok tarif sebesar Rp75 ribu.


“Jadi, setiap minggu kita akan bahas berbagai macam topik berbeda-beda. Mulai dari tantangan orang-orang dengan penyakit mental atau trauma dan depresi,” tambah Caca.


“Sampai cara mencari kesembuhan, penyangkalan kita, dan bagaimana menerobos itu semua.”

“Kemudian agar tetep berprestasi walaupun kita punya kondisi mental yang bisa dibilang adalah batasan atau membatasi kita sebagai individu dan sebagainya.


Jadi ini akan sangat menakjubkan, dan aku harap bisa ketemu kalian di M Safe Space mulai bulan depan,” tutup Caca mengakhiri videonya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *