Connect with us

Nusantara

Peringati Hari Tari Dunia, Pemkot Solo Libatkan 400 Penari

Published

on

Share

Reportersatu, Pemerintah Kota Solo akan menggelar ‘Solo Menari 2021’ untuk memperingati Hari Tari Dunia atau World Dance Day. Sedikitnya 400 penari akan dilibatkan dalam kegiatan yang dihelat Kamis (29/4).

“Ada sekitar 400 penari yang akan ikut ambil bagian di acara ini,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Agus Santoso, Selasa (27/4/21).

Agus mengatakan, jika tahun sebelumnya kegiatan dipusatkan di satu titik, tahun ini dilaksanakan di 54 kelurahan dan di Rumah Kebudayaan Ndalem Joyokusuman. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

loading...

Baca Juga : Pemkot Surabaya Siapkan Program Beasiswa Untuk Anak Kru Nanggala 402

“Peserta kita sebar biar tidak ada klaster Covid-19 dari acara ini,” katanya.

Selain penari lokal, kegiatan Solo Menari 2021 ini juga akan diikuti penari dari Kalimantan Timur yang akan bergabung dengan Eko Dance Company. Mereka akan membawakan tariannya di Ndalem Joyokusuman.

Selain untuk memperingati Hari Tari Dunia, kegiatan ini juga untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kota Solo tetap berkomitmen terhadap kebudayaan.

“Ini juga sesuai dengan visi Wali Kota Solo yang ingin mewujudkan Kota Solo sebagai kota budaya yang modern, tangguh, gesit, kreatif dan sejahtera,” katanya lagi.

Kepala Bidang Kesenian Sejarah Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan Solo, Suhanto menambahkan, nantinya di setiap kelurahan akan menampilkan 7 penari. Mereka akan menarikan Tari Kidang (kijang).

Sedangkan untuk yang di Ndalem Joyokusuman akan ada yang dari kelompok atau sanggar tari. Panitia mengundang masyarakat untuk menyaksikan secara langsung di Joyokusuman, namun terbatas hanya 100 orang.

“Masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung bisa mendapatkan tiket secara gratis melalui instagram dinas kebudayaan @disbudska,” terangnya.

Ia menambahkan, selain Tari Kidang yang akan disajikan secara serentak di 54 kelurahan dan Ndalem Joyukusuman adalah Tari Gambyong Retna Kusuma. Selain itu juga menampilkan Adi Cipta Pondra Karna Production dengan Indonesia Satu, Dan’s Dance Studio dengan tarian modern Hope, serta Eko Dance Company.

“Kegiatan akan ditutup dengan Wayang Orang Sriwedari yang akan membawakan tarian Kusumayuda,” pungkas Kasi Kesenian dan Diplomasi Budaya Dinas Kebudayaan Solo, Esti Andrini.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *