Connect with us

Kuliner

Perbedaan Cappuccino Dan Mochaccino Yang Wajib Diketahui Penggemar Kopi

Published

on

50de339f 7e20 4738 B9a4 A2ba49991add
Share

Reportersatu, Bagi sebagian orang, meminum kopi menjadi aktivitas yang tidak bisa dilewatkan. Beberapa orang minum kopi sebagai bagian ritual pagi untuk memacu semangat, adapula yang meminumnya ketika bekerja untuk meningkatkan konsentrasi.

Saat ini banyak sekali jenis minuman kopi yang ditawarkan di kedai kopi (coffee shop). Penyajiannya yang berbeda-beda dan dibawa oleh pengaruh barat membuat aktivitas ngopi makin terkesan istimewa.

Istilah kopi cappuccino, latte, dan mochaccino tampaknya sudah tidak asing lagi didengar. Namun, bagi kalian yang masih bingung memesan kopi karena tidak tahu perbedaannya, simak penjelasannya.

Cappuccino

Cappuccino merupakan kopi yang populer dari Italia karena lebih sering dan lebih banyak dikonsumsi. Rasanya yang tidak terlalu pahit seperti espresso, membuat cappuccino lebih mudah diterima oleh lidah semua orang khususnya kalangan muda. Komposisinya terdiri atas espresso dan tambahan susu cair serta busa di atasnya. Ada juga beberapa orang suka mengganti susu dengan bubuk cokelat atau bubuk kayu manis.

Ada alasan di balik penamaan cappuccino. Busa yang terdapat di atas cangkir menyerupai bentuk sebuah topi (cap) yang dikenakan biarawan ordo Capuchin sehingga dinamakan cappuccino.

Seringkali orang sulit membedakan cappuccino dengan café latte, tapi kedua kopi tersebut tentulah berbeda. Takaran untuk satu cangkir cappuccino biasanya 1/3 espresso, 1/3 susu cair, dan 1/3 busa susu. Takaran tersebut idealnya tidak kurang atau lebih.

Latte

Masih berbahan dasar espresso, latte merupakan salah satu jenis kopi yang lebih didominasi oleh susu. Pada dasarnya, latte merupakan campuran kopi dan susu, maka disebutnya café latte. Perbandingan espresso dengan susu yaitu 1 banding 3 hingga 1 banding 9. Di Amerika, latte sangat populer dikarenakan rasanya yang manis dan lembut dibandingkan dengan espresso.

Hal yang membuat latte berbeda dengan cappuccino adalah takarannya sebanyak 1/6 espresso, 4/6 susu cair, 1/6 busa susu. Karena tekstur kopinya yang encer, latte dapat dinikmati sebagai hidangan penutup dan dapat ditambahkan berbagai perasa. Busa yang ada pada latte juga sering digunakan barista untuk membuat latte art atau gambar yang menarik.

Baca Juga : Espreso, Minuman Cepat Saji Cocok Untuk Para Pekerja

Mochaccino

Mochaccino hampir sama dengan cappuccino, bahkan dari segi takaran pun sama. Mochaccino juga campuran dari espresso dan susu. Namun, ada bahan tambahan lain yaitu cokelat, dengan rincian 2/5 cokelat, 2/5 espresso, 1/5 susu cair.

Sederhananya, mochaccino adalah cappuccino yang ditambah cokelat. Orang Italia biasanya menikmati mochaccino dengan ditambahkan sambuca, sejenis minuman beralkohol dengan 3 biji kopi mengambang di atasnya.

Mochaccino termasuk minuman yang banyak mengandung kalori karena kandungan yang ada di dalam campuran kopi yakni susu dan cokelat. Semakin manis tentu semakin tinggi kalorinya. Mochaccino ini bukan menjadi pilihan bagi para pencinta kopi yang tidak menyukai varian rasa dan lebih memilih mengonsumsi kopi murni dengan rasa yang kuat.

Tentu berbagai varian kopi ini bisa Anda nikmati tergantung suasana dan selera. Asalkan mengetahui beda cappucino, mochaccino, latte, atau espresso, Anda akan terhindar dari memesan kopi yang tidak sesuai keinginan.


Share
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *