Connect with us

Nasional

Pengamat Minta, Dana Reses DPR dipakai Bantu Korban Virus Covid-19

Published

on

Pengamat Minta, Dana Reses Dpr Dipakai Bantu Korban Virus Covid 19
Share

Reportersatu, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie meminta, sebaiknya anggaran reses anggota DPR dialokasikan untuk penanganan terhadap penderita corona virus (Covid-19).

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional dengan Inovasi

“Ini merupakan sebuah ide yang good and smart baik dan cerdas, apabila penggunaan anggaran reses DPR itu, digunakan untuk membantu korban Covid-19,” kata Jerry, melalui keterangan tertulis yang diterima Reportersatu.com, Rabu, (25/03).

Pasalnya, dampak dari pandemi corona virus (Covid-19) itu, lanjut Jerry, membuat perekonomian di indonesia, baik makro maupun mikro, sedikit mengalami tersendat, dengan adanya status darurat nasional dalam penaganan terhadap virus corona. Apalagi jika mengarah ke lockdown.

loading...

“Setidaknya, dengan cara seperti ini, dapat meringankan beban masyarakat,” teranya.

Ditengah status darurat nasional seperti sekarang ini, beber Jerry, masyarakat yang berpenghasilan rendah sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak. Selain itu, ada juga opsi lain, dalam membantu para penderita virus corona seperti, dalam bentuk logistik.

Baca Juga : Kemendikbud Menargetkan 818 Ribu Mahasiswa Penerima Kartu Indonesia Pintar

“Opsi lain itu seperti bantuan logistik, sehingga dana reses ini, bisa membelikan masker dan bagikan kepada warga penderita corona virus itu,” tandasnya.

Menurut Jerry, dengan melakukan hal ini, maka integritas dan kredibilitas wakil rakyat itu bisa naik. Setidaknya momen seperti ini harus dilakukan oleh DPR, atau yang disebut sebagai wakil rakyat itu.

“Jangan hanya mau suara rakyat saat Pileg. Giliran ada bencana no action. Tapi, dengan dana reses dipakai untuk bencana pandemi maka ini sangat mulia,” tuturnya.

Sebanyak 575 anggota wakil yang berkantor di gedung senayan saat ini, kata Jerry sangat membantu masyarakat akibat terpapar corona virus (Covid-19).

Jadi, setiap anggota turun saja ke dapil masing-masing, kecuali ada daerah yang belum terpapar virus corona bisa turun ke daerah yang tingkat penyebarannya tinggi seperti DKI Jakarta, Jabar, Jatim dan Banten.

Baca Juga : Menteri Pendidikan, Berharap Bahasa Indonesia Jadi pengantar Asia Tenggara

“Untuk itu perlu adanya take and give antara masyarakat dan anggota DPR,” tutupnya. (Gomes)


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *