Connect with us

Nasional

Penantian Panjang Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Published

on

Share

Reportersatu,  Anggota Polri, Ajun Brigadir Polisi (Abrip) Asep, ditemukan hidup usai 17 tahun tsunami Aceh. Abrip Asep selama ini dikabarkan meninggal dan sudah diberi gelar anumerta. Abrip Asep yang ditemukan ini sudah berada di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh dalam kondisi fisik normal, namun jiwanya tak normal.

Keluarga Asep di Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengatakan ditugaskan ke Aceh pada tahun 2004 sebagai pasukan Bantuan Keamanan Operasional (BKO) Brimob Resimen Kedung Halang Bogor. Saat itu, Asep bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, yang saat itu tengah dilanda konflik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

loading...

Baca Juga : Pekan Depan Vaksin AstraZeneca Mulai di Distribusikan ke Seluruh Wilayah RI

Akhir 2004, Aceh diporakporandakan oleh gempa yang disusul tsunami. Asep dinyatakan hilang saat itu dan dianggap sudah meninggal. 

Edi kakak ipar Asep mengatakan jika pasien di RSJ itu benar adiknya, keluarga tentu sangat senang. Keluarga sejauh ini yakin bahwa pria tersebut benar Asep. Keluarga juga berharap nantinya Asep bisa dibawa pulang ke Lampung.

“Keluarga juga menyakini kalau pria di RSJ Aceh itu adalah Asep. Tapi saat ini kami masih menunggu kepastian benar tidaknya, tapi kalau soal yakin tidaknya kami sekeluarga besar sangat yakin sekali,” kata Edi di kediamannya di Desa Natar, Lampung Selatan, Jumat (19/3).

Untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut, kata Edi, kakak iparnya atau kakak kandung Asep yakni Mahyudin dan juga adiknya, Saiful diberangkatkan ke Aceh Jumat pagi kemarin yang difasilitasi oleh Polda Lampung.

“Jadi untuk membuktikan kebenaran kabar itu, pihak keluarga sudah berangkat ke Aceh pagi tadi. Selain itu juga, saat ini kami masih menunggu mengenai tes DNA tersebut,”ujarnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *