Connect with us

Nasional

Pemprov DKI Siapakan 50 Unit Bis Sekolah Selama Uji Coba PTM

Published

on

Share

Reportersatu, Selama masa uji coba pembelajaran tatap muka yang sudah di mulai di beberapa sekolah di DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 50 unit bus sekolah untuk mengantar-jemput siswa. penjemputan ini bisa mencegah para siswa menongkrong terlalu lama.

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengatakan penyediaan bus sekolah itu sebagai antisipasi agar siswa tidak keluyuran usai mengikuti uji coba sekolah tatap muka.

“Itu upaya kita juga agar anak-anak kita jangan berkerumun terlalu lama dengan teman-temannya,” ungkap dia, saat dihubungi, Rabu (7/4/21).

Baca Juga : Pemerintah Resmi Mengambil Alih Pengelolaan TMII Dari Yayasan Harapan Kita

Untuk memantau pergerakan siswa itu, lanjut dia, nantinya di setiap sekolah menempatkan satu petugas piket yang akan menjaga hingga radius 500 meter dari sekolah.

loading...

“Jadi sampai 500 meter dipastikan anak itu naik kendaraan pribadi atau ada jemputan, jadi tadi pun juga sama jadi kita juga sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan bus sekolah,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bus tersebut melintasi sekolah-sekolah yang melakukan uji coba tatap muka.

“Mulai hari ini kami sudah mengoperasinalkan bus sekolah di beberapa rute dan wilayah yang sekolahnya sudah melaksanakan tatap muka,” kata dia, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/4).

Pihaknya memprioritaskan pelayanan bus untuk sekolah jenjang SMP dan SMA atau sederajat.

Selain itu, operasional bus dibagi per wilayah administrasi kota. Untuk wilayah Barat, terdiri dari zonasi 3 (Kamal-Kalideres), Rute 18 (Meruya-Ciledug-Joglo), Rute 19 (Benhil-Kemanggisan).

Kemudian, wilayah Pusat terdiri dari Zonasi 5 (Pulogadung-Paseban), Rute 1 (Perintis Kemerdekaan-Lapangan Banteng), dan Zonasi 7 (Cikini-Rawamangun).

Wilayah Selatan mencakup Rute 6 (Pasar Minggu-Kebayoran), Rute 7 (Pasar Minggu-UI), Rute 11 (Blok M-Ciledug), dan Rute 14 (Blok M-Pondok Labu). Wilayah Utara antara lain Zonasi 11 (Kapuk-Cideng) dan Zonasi 12 (Rorotan-Rawa Bebek).

Selanjutnya, wilayah Timur terdiri dari Zonasi 1 (Pondok Gede-Ranco), Zonasi 7 (Rawamangun-Cikini), Zonasi 8 (Lubang Buaya-Ranco), Rute 3 (TMII-Gandaria), dan Rute 4 (Perintis Kemerdekaan-Pondok Kopi).

Syafrin memastikan operasional bus sekolah tetap sesuai dengan aturan PPKM, yakni kapasitas tetap dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kursi yang tersedia.

Kemudian, untuk jam operasional, bus sekolah mengikuti jam pembelajaran yang dilaksanakan masing-masing sekolah. Armada bus sekolah akan bergerak mulai pukul 04.30 WIB menuju titik start sampai dengan pukul 17.30 WIB.

“Titik start bus sekolah mendekat ke sekolah (fleksibel) atau jemput bola standby di sekolah saat jam pulang sekolah,” pungkasnya.

Uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah di Jakarta sudah dimulai. readyviewedRencananya uji coba akan berlangsung hingga 29 April 2021.

Sebanyak 85 sekolah dari semua jenjang pendidikan akan mengikuti uji coba. 85 sekolah tersebut tersebar di enam kabupaten/kota, dengan rincian; satu sekolah di Kepulauan Seribu, 25 sekolah di Jakarta Selatan, 25 sekolah di Jakarta Timur, 10 sekolah di Jakarta Pusat, 18 sekolah di Jakarta Barat, dan enam sekolah di Jakarta Utara.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *