Connect with us

Nusantara

Pemkot Semarang Berhentikan Ratusan Non-ASN Yang Melanggar Aturan Mudik

Published

on

Share

Reportersatu, Terbukti melanggar aturan mudik lebaran yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, Ratusan pegawai non-ASN dilingkungan Pemerintahan Daerah Semarang diberhentikan. Keputusan tersebut diambil oleh Pemkot Semarang sebagai sanksi atas pelanggaran tentang larangan mudik saat Lebaran lalu.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pemberhentian tersebut sudah sesuai dengan surat edaran tentang larangan mudik bagi ASN maupun non-ASN.

loading...

Baca Juga : Kota Surabaya Peringati Hari Jadi ke 728

“Setelah melalui proses panjang, ada pelanggarannya, sanksi sesuai dengan surat edaran,” katanya, Senin.

Dalam surat edaran tersebut, sanksi bagi ASN yang melanggar aturan larangan mudik akan dipotong tunjangan penghasilannya selama sebulan. Sementara untuk non-ASN bisa diberhentikan.

Adapun jenis pelanggaran yang dilakukan, antara lain, lupa mengisi presensi serta mengisi presensi dari luar Kota Semarang. “Intinya mereka tidak mengisi presensi dari Kota Semarang,” ujarnya menjelaskan.

Selain memberhentikan ratusan pegawai non-ASN, 185 PNS Pemkot Semarang dijatuhi sanksi tidak mendapat tunjangan penghasilan selama sebulan. Hendi menegaskan, larangan mudik sudah disampaikan kepada masyarakat umum maupun pegawai di lingkungan Pemkot Semarang.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *