Connect with us

Nasional

Pemerintah Upayakan Relokasi Rumah Warga Korban Gempa Jatim

Published

on

Share

Reportersatu, Terkait dampak gempa bumi yang terjadi di Malang, Jawa Timur, pada Sabtu siang (10/4) yang memakan korban jiwa dan menghancurkan banyak rumah dan fasilitas umum. Pemerintah melalui Kemensos berencana akan merelokasi sejumlah rumah warga yang rusak yang rawan longsor ke tempat lain yang lebih aman.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan relokasi itu perlu dilakukan lantaran sejumlah rumah warga itu berada di titik yang mengkhawatirkan dan rawan bencana, seperti lereng.

“Kalau nanti rumah rusak disepakati, kalau lokasinya sudah tidak memungkinkan, kami lihat lokasinya itu di lereng, itu sangat mengkhawatirkan,” kata Risma, saat meninjau daerah terdampak gempa di Turen, Malang, Minggu (11/4/21).

loading...

Baca Juga : Berada di Ring Of Fire, Jokowi Imbau Masyarakat Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan

Pihaknya dan juga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy telah sepakat akan mencari lokasi lain untuk pembangunan rumah warga tersebut.

“Tadi Pak Menko minta untuk dicari lokasi yang aman, untuk bisa kita relokasi karena kalau di tempat semula dikhawatirkan kalau terjadi sesuatu [bencana] ya berbahaya lagi,” kata Risma.

Nantinya, relokasi dan perbaikan rumah warga itu akan dikerjakan oleh PUPR. Pembangunan kata dia, akan disesuaikan dengan bangunan standar gempa.

“Nanti kalau dibangun, PUPR yang akan membangun dengan standar tahan gempa,” ujarnya.

Meski begitu, Risma belum bisa membeberkan jumlah pasti berapa banyak rumah warga terdampak yang berada di titik bahaya, dan bakal direlokasi tersebut.

“Untuk di Lumajang ada 428 unit rumah masuk kategori bahaya. Di Malang masih kami hitung,” ucap dia.

Di kesempatan yang sama, Risma juga mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak gempa Malang.

“Sudah kita drop terutama di Kabupaten Malang sebanyak 2 truk bantuan logistik. Kalau yang kemarin satu truk di Kabupaten Lumajang,” kata dia.

Risma juga memerintahkan agar seluruh warga di sekitar lokasi terdampak untuk mengungsi sementara di tempat yang sudah disediakan. Hal itu, kata dia untuk mengantisipasi gempa susulan.

“Karena kami tidak tahu ada gempa susulan atau tidak. Untuk itu, warga yang rumahnya mengkhawatirkan agar kami ungsikan dulu,” ucapnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *