Connect with us

Nasional

Pemerintah Belum Tetapkan Harga Vaksin Gotong Royong

Published

on

Share

Reportersatu, Pemerintah masih terus mematangkan program vaksinasi gotong-royong menyusul keluarnya izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) vaksin Sinopharm dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Seperti diketahui vaksin Sinopharm akan digunakan dalam program tersebut.

Baca juga : Disparekraf DKI Teken SK Pembukaan Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah masih mematangkan program vaksinasi gotong royong, termasuk soal harganya.

loading...

“Permenkes terkait harga vaksin gotong royong sedang dibahas oleh Kementerian Kesehatan dan akan diumumkan setelah ada keputusan resmi,” kata Wiku di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (6/5).

Begitu juga kata Wiku mengenai mekanisme pemberian vaksin Gotong Royong. Hal tersebut masih dikoordinasikan institusi atau lembaga terkait.

Wiku kembali menegaskan bahwa warga negara asing (WNA) dapat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong. Syaratnya, WNA tersebut memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAS/KITAP).

“Pekerja WNA yang memiliki KITAS atau KITAP dapat memperoleh vaksin dengan skema gotong royong. Pelaksanaan vaksinasi gotong royong sedang dikoordinasikan antara Kadin dan Bio Farma,” ujarnya.

Seperti diketahui Vaksin Gotong Royong adalah program vaksinasi yang diprakarsai Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dengan pemerintah. Tujuan dari program tersebut yakni untuk mempercepat akses terhadap vaksin terutama di sektor usaha.




Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *