Connect with us

Sport

Pelatih Denmark Kecam Inter Milan Terkait Eriksen

Published

on

Flat,750x1000,075,f (3)
Share

Reportersatu, Pelatih Denmark Kasper Hjulmand mengecam perlakuan Inter Milan terhadap Christian Eriksen. Menurutnya, Nerazzurri telah menaruhnya di bangku cadangan itu artinya menyia-nyiakan bakat sang gelandang

Eriksen dibeli dari Tottenham pada musim dingin 2020. Namun, gelandang Denmark itu kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di Giuseppe Meazza.

Alih-alih menjadi pemain andalan, Eriksen lebih banyak duduk di bangku cadangan. Sejauh ini sang pemain baru punya catatan 39 penampilan dan 4 gol.

Inter sudah memberi lampu hijau jika sang pemain ingin hengkang. Eriksen bisa meninggalkan klub pada bursa transfer musim dingin.

Heran

Hjulmand sendiri mengaku heran dengan pelatih Antonio Conte yang sering mencadangkan Eriksen. Ia berharap mantan pemain Ajax bisa bermain lebih banyak lagi tahun ini.

“Christian bermain terlalu sedikit di tahun 2020,” kata Hjulmand kepada EkstraBladet.

“Sungguh menyia-nyiakan kualitasnya dengan terlalu sering duduk di bangku cadangan dan dia terlalu bagus untuk itu.

“Ketika saya melihat apa yang bisa dia lakukan, saya berharap dan percaya bahwa lebih banyak waktu bermain menunggunya tahun ini.”

Baca Juga : Fakta Manchester United Ketergantungan Bruno Fernandes

Masa Depan Eriksen

Eriksen saat ini tengah dikaitkan dengan sejumlah klub seperti PSG dan Tottenham. Hjulmand berharap pemain 28 tahun tersebut membuat keputusan tepat soal masa depannya.

“Saya yakin Christian akan membuat keputusan tepat yang akan menguntungkan karier klubnya dan tim nasional Denmark,” katanya.

Euro 2020 akan digelar pada musim panas tahun ini. Hjulmand khawatir kondisi kebugaran Eriksen menjelang turnamen karena jarang bermain.

“Saya tidak mengkhawatirkan pemain terbaik. Namun ketika Anda mencermati itu, itu bisa mengkhawatirkan karena tidak ada ritme di sana,” ucap Hjulmand.

“Baik Christian atau yang lain akan kesulitan untuk tampil di level tertinggi jika mereka tidak memiliki ritme.”


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *