Connect with us

Internasional

PBB Apresiasi Inisiatif Arab Saudi Untuk Akhiri Konflik Yaman

Published

on

Share

Reportersatu, Arab Saudi berinisiatif untuk mengakhiri konflik di yaman. Menanggapi hal baik ini Pemerintah Qatar menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya itu merupakan langkah maju guna menuntaskan konflik yang telah berlangsung selama enam tahun di negara tersebut.

“Qatar menyambut baik inisiatif perdamaian yang diluncurkan oleh Arab Saudi untuk membentuk gencatan senjata di Yaman dan upaya Saudi untuk menemukan solusi politik yang akan mengakhiri penderitaan orang-orang Yaman yang bersaudara,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis (25/3).

loading...

Baca Juga : Tornado Dahsyat Terjang Alabama, 5 Orang Tewas

Cuitan itu muncul setelah Al-Thani melakukan percakapan dengan Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. Sebelumnya Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengapresiasi inisiatif Saudi untuk mengakhiri konflik Yaman. PBB diketahui telah berupaya melakukan hal tersebut.

“Sekretaris Jenderal menyambut baik pengumuman Kerajaan Arab Saudi tentang langkah-langkah untuk membantu mengakhiri pertempuran dan memulai kembali proses politik di Yaman. Dia mengungkapkan terima kasihnya kepada Kerajaan atas dukungannya untuk upaya PBB,” kata seorang pejabat PBB dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/3), dikutip laman Al Arabiya.

Arab Saudi mengusulkan inisiatif perdamaian baru untuk mengakhiri konflik Yaman. Inisiatif tersebut termasuk penerapan gencatan senjata nasional yang akan dilaksanakan di bawah pengawasan PBB.

“Kami akan bekerja dengan komunitas internasional, dengan mitra kami dan dengan pemerintah Yaman untuk mendorong prakarsa ini dilaksanakan,” kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan pada Senin (22/3).

Dia mengatakan Saudi akan melakukan semua upaya untuk menekan kelompok pemberontak Houthi agar bersedia datang ke meja perundingan.

“Karena kami yakin bahwa menghentikan pertempuran dan fokus pada solusi politik adalah satu-satunya jalan untuk maju,” ujar Pangeran Faisal.

Pangeran Faisal mengungkapkan jika pemerintah Yaman dan kelompok Houthi setuju untuk bernegosiasi, bandara di ibu kota Sanaa bakal dibuka kembali. Impor bahan makanan dan bahan bakar melalui pelabuhan Hodeidah pun dimungkinkan untuk dilakukan.

Pangeran Faisal mengungkapkan, inisiatif tersebut bakal berlaku segera setelah Houthi menyetujuinya. Sejauh ini Houthi menolak proposal Saudi.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *