Connect with us

Internasional

Para Pesaing Menteri Israel Netanyahu Akan Bentuk Pemerintahan Baru

Published

on

Para Pesaing Menteri Israel Netanyahu Akan Bentuk Pemerintahan Baru
Share

Reportersatu, Pesaing utama Perdana Menteri Israel Netanyahu, Senin (9/3),mengatakan, dia sudah sepakat dengan sebuah partai kecil untuk bersama-sama membentuk pemerintahan baru menyusul pemilihan nasional minggu lalu.

Pengumuman dari Benny Gantz, pemimpin dari Partai Biru dan Putih, merupakan pukulan untuk Netanyahu yang masih berusaha mempertahankan kekuasaan menjelang persidangan tuduhan korupsi terhadap dirinya.

Dalam sebuah pernyataan, Gantz mengatakan, dia bertemu dengan Avigdor Lieberman, pemimpin dari partai Yisrael Beitenu yang kecil.

loading...

“Kami membahas prinsip-prinsip mendasar dan sepakat akan bekerja sama untuk membentuk sebuah pemerintahan yang akan melepaskan Israel dari kemacetan politik dan menghindari putaran ke empat pemilihan umum,” kata Gantz.

Baca Juga : Trump Menjual Helikopter Militer Pada India Senilai Milyaran Dollar

Dalam pemilihan minggu lalu, yang ketiga di Israel dalam kurun kurang dari setahun, Partai Likud Netanyahu muncul sebagai partai terbesar. Namun bersama para sekutu-sekutunya yang terdiri dari partai agama dan partai nasionalis, dia hanya berhasil meraih 58 kursi di parlemen. Hasil itu kurang tiga suara dari mayoritas 61 kursi yang perlu untuk membentuk pemerintahan baru.

Lawan-lawan Netanyahu, yang dipimpin oleh Gantz, menguasai mayoritas kursi. Selain penolakan mereka terhadap Netanyahu, juga ada perpecahan mendalam di antara partai-partai ini, yang terdiri dari partai sekuler pimpinan Lieberman, partai ultra-nasionalis, dan partai Arab.

Baca Juga : Korea Selatan Umumkan Korban Virus Corona Bertambah Pesat

Pengumuman Gantz bersama Lieberman merupakan langkah maju dalam mempersatukan kekuatan-kekuatan anti Netanyahu itu, meskipun belum jelas apakah mereka mampu mencapai kesepakatan akhir, apalagi persetujuan dengan politisi Arab. Lieberman di masa lalu mencap para pemimpin politik Arab sebagai simpatisan teroris.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *