Connect with us

Nusantara

Mulai 1 April GeNose C-19 Siap Digunakan di Bandara Juanda

Published

on

Share

Reportersatu, Terpilih menjadi salah satu dari empat Bandara yang akan menggunakan GeNose C-19, Hari ini Bandara Internasional Juanda melaksanakan uji penggunaan GeNose C-19. Simulasi alat deteksi Covid-19 ini merupakan tahap persiapan yang harus dilakukan operator bandara.

Sebanyak 11 mesin GeNose sudah siap digunakan bagi para penumpang sebelum melakukan perjalanan melalui Bandara Juanda. Sebelumnya, simulasi penggunaan GeNose C19 lancar dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Kamis (18/3).

Baca Juga : Ribuan Pelanggar Terekam di Hari Pertama Penerapan ETLE di Jateng

“Setelah lancar dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta pada 18 Maret lalu, hari ini simulasi GeNose C19 dilakukan di Bandara Internasional Juanda yang juga berjalan lancar. Semoga kelancaran simulasi penggunaan GeNose C19 di dua bandara Angkasa Pura I akan membuat implementasi penggunaan GeNose C19 pada 1 April mendatang berjalan mulus dan memberikan alternatif pilihan alat deteksi COVID-19 di bandara sebagai syarat perjalanan udara bersama tes swab antigen dan PCR,” kata Direktur Operasi PT Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose dalam siaran pers, Kamis (25/3/21).

loading...

Lokasi simulasi penggunaan GeNose C19 di Bandara Juanda Surabaya terletak di lobby Gedung Terminal Baru, di sisi timur Terminal 1. Simulasi mulai dilakukan sejak pukul 13.00 WIB kepada total 150 orang karyawan Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Juanda dan komunitas bandara.

Pada kegiatan simulasi hari ini, fasilitas dan peralatan yang disediakan yaitu 6 unit mesin GeNose, 500 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, area ruang konsultasi, ruang isolasi, 4 meja pengambilan hasil, sejumlah tenaga medis, sejumlah tenaga administrasi, petugas umum yang bertugas mengatur antrean, 150 kursi tunggu, 40 unit queline, dan 1 unit TV peraga.

Langkahnya yaitu penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut. Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung dihembuskan ke dalam kantong hingga terisi penuh.

Untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 di bandara Juanda, terdapat beberapa syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan. Pertama, calon penumpang telah memiliki tiket penerbangan dan harus dalam kondisi sehat. Kedua, calon penumpang dilarang merokok, makan, serta minum selama 30 menit sebelum pemeriksaan.

Ketiga, calon penumpang juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 sehari sebelum keberangkatan, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukkan antrean, dengan pemeriksaan selambat-lambatnya 3 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar. Jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi.

“Setelah dilakukan simulasi, dapat diperkirakan bahwa waktu layanan pemeriksaan GeNose C19 yang dibutuhkan calon penumpang sejak pendaftaran hingga menerima hasil berkisar antara 20 hingga 30 menit,” tandas Wendo.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *