Connect with us

Nasional

Merasa Dilecehkan, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Menolak Pembinaan

Published

on

Share

Reportersatu, Sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menolak opsi pembinaan lanjutan dalam proses alih status menjadi ASN. Mereka meminta semua pegawai agar otomatis dialihkan sebagai ASN.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono menyatakan pihaknya lebih memilih dipecat daripada mendapat pembinaan kembali.

“Ini pelecehan bagi kita. Lebih baik kita dipecat daripada harus dibina lagi,” ungkap Giri saat menghadiri acara Mata Najwa di Trans7 pada Rabu (26/5).

loading...

Baca Juga : BNPB Tinjau RSDC Wisma Atlet Pastikan Kesiapan Hadapi Lonjakan Covid

Hal senada juga disampaikan Kepala Satgas Penyelidik KPK Harun al-Rasyid. Dia menyebut 75 orang pegawai tak lolos TWK sudah sepakat menolak pembinaan.

Harun menilai pembinaan terhadap 24 dari 75 orang hanya akal-akalan. Dia berkata pimpinan KPK ingin terlihat seperti menuruti perintah Presiden Joko Widodo untuk tidak memecat 75 pegawai.

“Itu kan siasat. Siasat seakan-akan telah mengikuti arahan Presiden. Padahal, senyatanya mereka membangkang. Publik sudah pintar membaca strateginya,” ujar Harun.

Dia menegaskan 75 orang pegawai KPK yang tak lulus TWK menolak keputusan pimpinan KPK. Harun menyampaikan pihaknya hanya akan menerima tawaran lulus tanpa pembinaan.

“Kami sudah bersepakat dengan yang 75, bahwa kami menolak untuk dibina. Jadi, meski ada 24 yang akan dipisahkan dari 75 kami juga enggak akan mau, kecuali 75 itu secara otomatis dialihkan,” tutur Harun.

Sebelumnya, KPK menyatakan 75 orang tak lulus tes wawasan kebangsaan. Tes itu digelar dalam rangka peralihan status pegawai KPK menjadi ASN.

Setelah rapat dengan sejumlah lembaga/kementerian, pimpinan KPK memutuskan memecat 51 orang pegawai. readyviewed Adapun 24 orang pegawai lainnya akan diberikan pembinaan.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *