Connect with us

Seni & Budaya

Pertunjukkan Minimalis Dalam Uniknya Musik Kamar

Published

on

Csm Kammerfestival18 Hvd 080912 C420ed443a (1)
Share

Reportersatu, Musik kamar adalah jenis pertunjukan musik klasik yang jumlah pemusiknya terdiri dari 2-18 orang pemusik. Lahir dari kebutuhan para bangsawan Eropa yang ingin memberikan sajian musik kepada para tamunya pada saat jamuan makan resmi atau acara terbatas lainnya.

Perkembangan

Pada perkembangannya kemudian lahir format pertunjukan musik kecil dalam sebuah ruangan yang terbatas atau kamar (“kammer” Jerman, “chamber” Inggris, “kamer” Belanda) dengan penonton yang juga tidak banyak. Sejalan dengan berkembangnya demokrasi dan runtuhnya kekuasaan kerajaan-kerajaan di Eropa, kalangan borjuis baru yang lahir dari kalangan pengusaha dan pedagang turut meramaikan upaya untuk menyediakan musik dalam berbagai kegiatan mereka.

Musik kamar adalah pilihan yang tepat dan ringkas untuk diadopsi. Rumah-rumah keluarga kelas menengah pun dipenuhi musik kamar dengan setting yang intim. Selain pemain profesional, kebersamaan dalam keluarga pun terbina lewat permainan musik kamar, sehingga musik kamar menjadi ajang untuk bersosialisasi. Kamar baca yang dihiasi piano di rumah-rumah kalangan menengah ini juga kerap menjadi area berkumpul bersama berbagai kalangan untuk berdiskusi yang diisi dengan musik-musik kamar yang semakin laris.

Seiring perkembangan, para seniman pun tertantang untuk membuat pertunjukan dengan jumlah pemain dan penonton yang lebih banyak. Lahirlah orkestra. Para musisi kamar pun merasa tertantang dengan meningkatnya status konser dan resital di depan umum.

Komponis selalu ditantang untuk membuat musik yang hanya dimainkan oleh tiga orang, tetapi memiliki daya tarik sebagaimana format kelompok musik besar. Kerja sama antar pemain dalam komposisi menjadi sentral dalam menciptakan musik yang indah. Perlahan muncul kelompok musisi yang mengkhususkan diri untuk memainkan musik kamar, dan melakukan pertunjukan di berbagai tempat.

Keguyuban menjadi keutamaan dalam bermain musik kamar. Ia juga menjadi cikal bakal format musik band pop dengan filosofi band yang minimal tetapi hasilnya maksimal. Musik kamar juga menjadi tolok ukur kecakapan seorang musisi yang selalu dituntut bermain baik namun tetap padu bersama-sama.

Baca Juga : Teganing, Musik Bambu Tradisional Khas Aceh

Bentuk

Bentuk musik kamar yang paling terkenal adalah string quarted, yaitu musik yang jumlah pemainnya terdiri dari empat pemain yang memainkan 2 buah biola, 1 biola alto, dan 1 cello. Bentuk lain dari musik kamar adalah:

(1) Piano trio, terdiri dari 1 buah piano, 1 biola alto, 1 biola dan 1cello;

(2) Piano quarted (kwarted), terdiri dari 1 buah piano, dan string trio:

(3) Piano quinted (kuintet) terdiri dari 1 buah piano dan string quarted.

Bentuk-bentuk kombinasi lainnya merupakan pengembangan dari string quarted yang melipat gandakan jumlah pemain sesuai dengan komposisi string quarted. Format musik kamar lainnya adalah duet, kuintet, septet, oktet, hingga yang terbesar yaitu nonet (sembilan orang).

Musik Kamar di Indonesia

Musik kamar saat ini menjadi bentuk musik klasik yang ada di Indonesia. Pengelompokan instrumen musik kamar yang umum dikenal di Indonesia adalah kwartet. Format kwartet adalah komposisi untuk empat suara baik vokal maupun instrumental, dengan susunan suara dari sopran, alto, tenor dan bass.

Kwartet dapat mewakili harmonisasi di dalam setiap akord (kunci), dan kwartet gesek adalah jenis musik kamar yang paling populer pada masa klasik. Banyak komponis yang membuat karya untuk kwartet gesek, sehingga menjadi trend di dalam perkembangan musik klasik. Kwartet gesek juga merupakan instrumentasi pertama yang digunakan untuk karya kwartet selain vokal.

Salah satu kwartet gesek yang cukup eksis di Indonesia adalah D’JAVA String Quartet, sebuah kelompok kwartet gesek yang dibentuk oleh empat mahasiswa Institut Seni Indonesia pada tahun 2008. Kelompok ini pada awal terbentuknya seringkali tampil bersama kelompok lain, baik dalam konser tunggal maupun pagelaran bersama. D’JAVA String Quartet juga pernah menjuarai salah satu kompetisi musik kamar yang diselenggarakan di Singapura pada tahun 2010.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *