Connect with us
DomaiNesia

Internasional

Menteri Energi AS Persingkat Kunjungan Akibat Staf Dinyatakan Positif Covid-19

Published

on

28c33f9981fec606824d62eb5444f82e Xl (1)
Share

Reportersatu, Dan Brouillette, Menteri Energi Amerika Serikat (AS), mempersingkat kunjungannya ke Midwest dan memilih kembali ke Washington setelah dua asisten keamanannya dinyatakan positif terkena virus Corona.

“Hasil tes Covid-19 Brouillette negatif dan dia tidak menunjukkan gejala apa pun tetapi karena sangat berhati-hati, Menteri dan staf perjalanan akan kembali dengan kendaraan ke Washington dan mengikuti panduan CDC,” kata juru bicara departemen Shaylyn Hynes di Twitter yang dikutip Reuters, Sabtu (17/10/2020).

Brouillette kerap bepergian ke beberapa negara bagian medan pertempuran menjelang pemilihan presiden pada 3 November mendatang.

Sebelumnya, kandidat wakil presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Kamala Harris, menghentikan perjalanan kampanye hingga Senin setelah dua anggota stafnya dinyatakan positif terkena virus Corona.

Baca Juga : Pemimpin Agama Azerbaijan Tuntut Implementasi Resolusi DK PBB

“Direktur komunikasi senator California, Liz Allen, dan seorang awak pesawat menerima hasilnya pada Rabu,” kata seorang pejabat tim kampanye calon presiden Joe Biden.

Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania, belum lama ini juga dinyatakan positif Covid-19. Trump menghabiskan tiga malam di rumah sakit militer setelah mengumumkan pada 2 Oktober bahwa dia dan Melania dites positif Covid-19.

Untuk melawan virus itu, Trump mendapat dua terapi antibodi eksperimen yang dikembangkan Regeneron Pharmaceuticals Inc dan Gilead Sciences Inc yakni antivirus remdesivir dan steroid dexamethasone.

“Dalam satu cara saya senang tiga dari kami dapat melalui ini pada saat yang sama sehingga kami dapat saling merawat dan menghabiskan waktu bersama,” papar Melania Trump.

Belakangan putra Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang baru berusia 14 tahun, Barron, dites positif Covid-19 tapi tidak menunjukkan gejala setelah kedua orang tuanya juga terkena virus corona.

Lebih dari 217.000 orang di Amerika Serikat dilaporkan meninggal akibat virus Corona baru, lebih banyak daripada di negara lain.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *