Connect with us

Nasional

Menkes Izinkan Dokter Beri Vaksin di Rumah Guna Percepat Vasinasi Covid-19

Published

on

Share

Reportersatu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin meminta para tenaga kesehatan dan asosiasi kesehatan untuk bekerja sama dalam melaksanakan program vaksinasi COVID-19 untuk semester kedua 2021

Sebagai upaya mengakselerasi capaian program vaksinasi nasional. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta para dokter agar bersedia membuka layanan penyuntikan vaksin virus corona (covid-19) di rumah masing-masing.

Rencana itu ditargetkan bakal dimulai pada semester kedua atau Juli-Desember 2021 mendatang, mengingat hampir sepertiga dari total komitmen vaksin covid-19 Indonesia didatangkan pada semester kedua.

Baca Juga : Tekan Angka Penyebaran Virus Covid-19 di Zona Merah, DKI Godog Jam Malam

“Yang nyuntik teman-teman dokter kalau bisa semua dikerahkan untuk menyuntik, kalau perlu di rumahnya pun kita kasih vaksin untuk menyuntik di rumah,” kata Budi dalam acara daring, Kamis (22/4/21).

“Jadi kalau dia dokter, kebayangkan yang ramai bukan ketua RT, tapi dokter yang ada di situ, karena semua orang bisa datang ke dia,” imbuhnya.

Budi menjelaskan pada periode pertama yakni Januari-Juni 2021 Indonesia ditargetkan hanya akan mendatangkan 92 juta dosis vaksin covid-19, dari target keseluruhan sekitar 363 juta dosis vaksin.

Selanjutnya, mulai Juli Indonesia akan kedatangan kurang lebih 270 juta dosis vaksin covid-19 untuk pemenuhan vaksinasi 181.554.465 penduduk Indonesia. Rencana capaian vaksinasi 60-70 persen penduduk itu diharapkan mampu mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

“Di semester dua bayangkan hampir tiga kali lipat. Jadi bayangkan kesibukannya kita, kecepatannya harus naik tiga kali lipat. Untung sekarang kita sudah latihan, kita akan terus bekerja sama sampai akhir tahun dan sesudah Juli akan lebih kenceng lagi,” jelasnya.

Saat ini program vaksinasi telah memasuki tahapan kedua yang menyasar sebanyak 17,3 juta petugas pelayanan publik dan 21,5 juta lansia. Program vaksinasi nasional sendiri telah berjalan sejak 13 Januari lalu, dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2021 hingga Maret 2022.

Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 11.302.294 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per Rabu (21/4) Pukul 18.00 WIB. Sementara 6.341.931 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *