Connect with us

Kuliner

Lezatnya Anggau Siboik Boik Khas Mentawai Membuat Ketagihan Para Pengunjung

Published

on

Lezatnya Anggau Siboik Boik Khas Mentawai Membuat Ketagihan Para Pengunjung
Share

Reportersatu, kenikmatan rasa gurih yang melekat di lidah seperti rasa udang lobster, itulah kepiting merah yang lebih dikenal dengan aggau salah satu hewan endemik khas Mentawai. Biasanya, kepiting jenis ini bersarang di pasir tepi pantai yang bersih daerah kepulauan seperti Sipora, Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Aroma yang mengundang selera tak sabar dicicipi aggau siboiboik(kepiting rebus) yang sudah dimodifikasi tradisional ke modern. Kepiting ini merupakan makanan tradisional masyarakat Mentawai dan tradisi ini biasanya dilakukan tiga kali dalam setahun.

Saat masa bertelur, kepiting akan keluar dari sarangnya dalam bentuk lubang di pasir kawasan atau dibawa pohon kelapa tepi pantai.

loading...

“Aggau Siboik-boik awalnya ini bumbu tradisional tapi kini kita olah menjadi agak modern atau meambah kreasinya biar rasanya bersahabat dengan lidah para pengunjung bukan dari masyarakat Mentwai,” tutur Sutici Reynal

Kata Sutici bahan pokoknya itu adalah kepiting atau aggau, tidak sama dengan kepiting bakau, kemudian dicampur dengan bumbu lain. Rasanya begitu gurih mulai dari kuahnya sampai mencicip dagingnya yang agak pedas.

Baca Juga : Kedai Belecan Siapkan Menu Sambal Terbaru

Sutici membeberkan rahasia merebus aggau siboboik ini, pertama adalah mempersiapkan dua ekor aggau atau lebih kemudian dibersihkan. Aggau yang sudah bersih di potong hingga menjadi dua bagian.

Kemudian bahan untuk memberikan rasa yang lebih gurih diantaranya, 3 suing bawang putih sisir, 5 bawang merah sisir, 1 ruas jahe grepek, ¾ sendok garam, satu helai daun kunyit, merica bubuk secukupnya, peyedap rasa dan air secukupnya.

Kemudian siapkan wajan serta masak diatas kompor, dalam wajan tersebut diisi air dan rebus hingga mendidih. Saat mendidih taburkan taburkan bawang putih, bawang merah, jahe dan daun kunyit, kemudian diaduk agar air dan bumbu yang masuk tercampur rata.

Berikutnya yang dilakukan adalah memasukkan anggau dalam wajan yang sudah dibumbui tadi. Setelah itu masukkan garam, bumbu penyedap rasa serta merica secukupnya.

“Biarkan direbus hingga anggau sudah menguning, setelah itu baru siap saja,” ujarnya.

Rasanya aggau rebus kurang nikmat jika tidak disantap dengan subbet, sejenis kudapan berbahan keladi dan pisang yang dicampur dengan kelapa.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *