Connect with us

Kuliner

Lapek Sagan, Kudapan Perekat Silaturahmi Diantara Kawan

Published

on

Download (12)
Share

Reportersatu, Padang Panjang adalah kota kecil yang kaya akan sajian kuliner khas Minangkabau. Salah satu makanan khas yang sangat diminati dari dulu hingga sekarang yaitu Lapek. Lapek adalah makanan yang di bungkus dengan daun pisang.

Di kalangan masyarakat banyak dikenal jenis lapek. Seperti lapek bugih, lapek nagosari, lapek sagan, lapek ubi, lapek pisang, dan ragam lainnya.

Dari sekian banyak nama Lapek, ada satu yang unik yaitu lapek sagan. Lapek sagan makanan khas Minangkabau yang terbuat dari campuran beras ketan, kelapa dan pisang. Sagan di dalam bahasa Minang artinya malas. Yang dimaksud adalah “Sagan karajo atau malas kerja” . Kenapa lapek ini disebut lapek sagan, menurut penuturan penjualnya karena lapek ini terbuat dari bahan yang mudah ditemukan dan cara membuatnya pun sederhana.

Lapek Sagan sejenis makanan basah yang sudah ada sejak zaman dahulu. Rasa manis, dan enak menjadi ciri khas makanan ini. Lapek Sagan memiliki tekstur yang lengket dengan aroma yang nikmat karena terbuat dari campuran pisang dan beras ketan.

Berbeda dari jenis lapek lainnya, lapek sagan dibuat dengan bahan yang mudah didapat dengan cara yang sederhana pula. Terbuat dari campuran beras ketan yang masih berbentuk butiran dengan campuran pisang dan parutan kelapa. Yang dibungkus dengan daun pisang dengan cara sederhana.

Walaupun di buat dari bahan sederhana lapek sagan mempunyai nilai gizi yang cukup tingggi. Beras ketan yang digunakan mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan fosfor yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Pisang juga mengandung banyak nutrisi dan vitamin bagi kesehatan tubuh, seperti potasium, kalium, serat dan zat besi yang baik bagi kesehatan tulang. Selain itu satu buah pisang juga mengandung vitamin c, vitamin B6, magnesium dan 105 kalori. Serta parutan kelapa mengandung serat, vitamin c, protein dan masih banyak lagi nutrisi lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.

Selain sebutan lapek masyarakat sering juga menyebutnya dengan nama “Limpiang”.

Lapek sagan biasanya disajikan pada acara-acara keluarga, ditemani dengan kopi hangat yang dapat menambah kenikmatan dalam menyantap lapek sagan.

Walaupun lapek sagan merupakan makanan zaman dahulu, zaman sekarang pun masih banyak di temui orang yang berjualan lapek sagan. Di Padang Panjang penjual lapek sagan dapat ditemui di sekitaran Pasar Padang Panjang. Penjual lapek sagan biasanya berjualan di hari-hari pasar saja, hari Senin dan hari Jum’at.


Share
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *