Connect with us

Internasional

Krematorium di India Bekerja Nonstop Selama Pandemi

Published

on

Share

Reportersatu, Krematorium di banyak negara bagian di India terus bekerja nonstop menyusul tingginya kasus baru dan kasus meninggal akibat Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, aktivitas kremasi yang nyaris tanpa henti membuat beberapa bagian logam krematorium meleleh karena panas.

“Kami terus bekerja sepanjang hari dengan kapasitas 100 persen untuk mengkremasi mayat tepat waktu,” kata Kamlesh Sailor, presiden perwalian yang menjalankan krematorium di Surat, kepada Reuters.

loading...

Baca Juga : Bunuh Warga Kristen, Polisi Mesir Tembak Mati 3 ISIS

Beberapa kota besar melaporkan besarnya jumlah kremasi dan penguburan dibawah protokol virus corona, lebih banyak daripada angka kematian resmi Covid-19, menurut para pekerja kremasi dan kuburan, media dan juga tinjauan data pemerintah.

Menurut data resmi, hampir 180,000 warga India telah meninggal karena virus corona. 15,000 diantaranya terjadi pada bulan ini, walaupun beberapa percaya jumlah sebenarnya bisa saja lebih tinggi.

Di daerah barat Gujarat, tempat krematorium di Surat, Rajkot, Jamnagar dan Ahmedabad beroperasi sepanjang waktu dengan jumlah mayat meningkat sekitar tiga sampai empat kali lipat dari jumlah biasanya.

Di kota terbesar kedua Gujarat, Surat, krematorium Kurukshetra Sailor dan krematorium Umra telah mengkremasi lebih dari 100 mayat dalam seharinya dibawah protokol Covid-19, melebihi jumlah biasanya yang hanya 25 per hari.

Minggu lalu, koran dari Gujarat, Sandesh, mencatat 63 mayat telah dikuburkan oleh salah satu Rumah Sakit di kota Ahmedabad, sehari setelah data pemerintah melaporkan 20 warganya meninggal karena virus corona.

Cerobong salah satu tungku listrik di Ahmedabad retak dan runtuh setelah digunakan terus-menerus selama 20 jam setiap hari selama dua minggu terakhir.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *