Connect with us

Nasional

KPK Akan Periksa Pengusaha Tambang Batu Bara Samin Tan

Published

on

Webp.net Resizeimage (3)
Share

Reportersatu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), Samin Tan.

Samin Tan ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Februari 2019. Sampai saat ini, bos PT Borneo Lumbung Energy & Metal itu belum ditahan penyidik lembaga antirasuah.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Senin (2/3).

loading...

Ketika dihubungi melalui pesan tertulis dan sambungan telepon, Samin Tan tidak memberikan konfirmasi mengenai kehadirannya.

Sebelumnya, Samin Tan juga sudah diperiksa sebagai tersangka. Bahkan, KPK pun telah mencegahnya bepergian ke luar negeri selama 6 bulan terhitung sejak 5 September 2019.

Dalam kasus ini, Samin diduga memberi Rp5 miliar kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih untuk kepentingan proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).

Samin Tan meminta bantuan Eni untuk menyelesaikan masalah terminasi perjanjian Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT), anak usaha PT Borneo Lumbung Energy & Metal di Kalimantan Tengah.

Atas perbuatannya, Samin Tan disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-I. Dalam kasus itu KPK menjerat Eni, pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes B Kotjo dan mantan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham, serta mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir.

Hanya saja, Sofyan divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. KPK pun mengajukan kasasi.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *