Connect with us

Kesehatan

Kenali 7 Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan

Published

on

Share

Reportersatu, Jalan kaki jadi olahraga ringan pilihan selama bulan puasa. Meski dilakukan nyaris tanpa usaha dan keringat namun banyak manfaat yang bisa didapat dari berjalan kaki.

Mengutip dari Mayo Clinic, jalan kaki untuk kebugaran dan kesehatan memerlukan postur tubuh baik dan gerakan terarah.

Mata lurus ke depan sehingga kepala tidak menunduk, leher, bahu dan punggung rileks, lengan mengayun bebas, otot perut sedikit menegang dan punggung lurus.

Jika postur sudah baik, maka Anda mendapatkan manfaat maksimal dari jalan kaki, seperti berikut mengutip berbagai sumber.

1. Jaga berat badan

Menurut Melina B. Jampolis, penulis The Doctor on Demand Diet, jalan kaki secara teratur tanpa sadar membuat lingkar pinggang makin kecil.

Pasalnya, jalan kaki dapat membantu meningkatkan respons tubuh terhadap insulin sehingga mengurangi lemak perut.

Sebaiknya buat variasi rute maupun kontur medan. Coba juga variasikan kecepatan jalan kaki. Tantang diri Anda untuk terus melangkah hingga 10ribu langkah.

Michele Stanten, pelatih jalan kaki, mengingatkan untuk memberikan interval saat jalan kaki.

loading...

“Berjalan dengan interval benar-benar meningkatkan ‘after burn’ Anda [kalori yang terbakar setelah jalan kaki selesai],” kata Stanten, mengutip dari Prevention.

Untuk menambahkan interval, ia memberikan saran melakukan pemanasan selama 3 menit. Kemudian, habiskan 25 menit untuk bergantian melakukan jalan kaki kecepatan sedang selama 1 menit, lalu jalan kaki cepat selama 1 menit. Akhiri dengan proses pendinginan selama 2 menit.

2. Cegah penyakit kronis

Penyakit kronis bisa dicegah salah satunya dengan berjalan kaki. American Diabetes Association merekomendasikan jalan kaki untuk menurunkan kadar gula darah.

Tak hanya itu, peneliti di University of Boulder Colorado dan University of Tennessee juga menemukan jalan kaki teratur bisa menurunkan tekanan darah juga mengurangi risiko stroke.

Di samping itu, studi yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine menemukan, cukup jalan kaki dan aktivitas fisik membuat orang memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak jalan kaki secara teratur.

Demi pencegahan penyakit, sebaiknya ambil rute jalan kaki lebih jauh dari biasanya. Stanten merekomendasikan untuk melakukan jalan kaki setidaknya selama 1 jam seminggu sekali atau dua kali.

3. Menyehatkan pencernaan

Jalan kaki dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Tara Alaichamy, ahli terapi fisik di Cancer Treatment Centres of America, mengatakan bahwa jalan kaki teratur akan meningkatkan pergerakan usus.

“Salah satu hal pertama yang harus dilakukan pasien bedah perut adalah berjalan, karena menggunakan otot inti dan perut, mendorong pergerakan dalam sistem pencernaan kita,” ujarnya.

4. Menurunkan kadar gula darah

Pertimbangkan untuk menyisipkan aktivitas jalan kaki demi menurunkan kadar gula darah.

sebuah riset kecil menemukan, jalan kaki selama 15 menit tiga kali sehari (setelah sarapan, makan siang, dan makan malam) dapat menurunkan kadar gula darah lebih banyak daripada berjalan kaki selama 45 menit pada titik lain di siang hari.

5. Mengurangi nyeri sendi

Rasa sakit atau nyeri pada sendi membuat orang urung melakukan aktivitas fisik. Anggapan ini sebaiknya dihapus, sebab jalan kaki malah akan membantu melindungi sendi, termasuk sendi pada lutut dan pinggul.

Jalan kaki akan membantu lubrikasi dan menguatkan otot yang menyokong sendi. Jalan kaki sangat disarankan bagi mereka yang mengidap arthritis atau radang sendi.

6. Mendongkrak fungsi imun

Dengan jalan kaki, sistem imun akan makin kuat. Satu studi mengecek seribu orang dewasa selama musim flu.

Mereka yang berjalan dengan fase moderat selama 30-45 menit dalam sehari memiliki hari sakit 43 persen lebih sedikit dan lebih minim risiko infeksi saluran pernapasan atas.

7. Tidur lebih nyenyak

Olahraga secara teratur, termasuk jalan kaki, akan membuat tidur lebih nyenyak. Selain itu, jalan kaki bisa mengurangi rasa sakit dan stres yang bisa mengakibatkan gangguan tidur.

Anda tidak perlu langsung mengejar target 10ribu langkah, sebab berapa pun langkah yang Anda buat akan memiliki dampak asalkan dilakukan secara teratur.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *