Connect with us

Kesehatan

Kenali 5 Penyebab Rasa Nyeri Kaki Di Malam Hari

Published

on

Share

Reportersatu, Tidur berperan penting untuk kesehatan tubuh. Namun tak jarang kesempatan istirahat ini malah jadi momen tidak menyenangkan akibat nyeri kaki.

Anda terus berguling, bolak-balik mengubah posisi tapi rasa nyeri tak kunjung berkurang. Akibatnya, Anda bangun dalam kondisi kurang segar, lelah dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas.

1. Penyakit arteri perifer

Rasa nyeri pada kaki di malam hari terdengar normal buat orang yang sudah berusia lanjut. Namun lebih detail, ini bisa jadi gejala peripheral artery disease (PAD) atau penyakit arteri perifer.

nyeri kaki akibat penyakit ini bisa terasa di beberapa bagian kaki. Namun lokasi nyeri paling umum berada di area otot betis, paha dan bokong.

Nyeri kaki di malam hari bisa terasa ringan hingga parah bahkan membuat Anda sulit berjalan. Tidak hanya di malam hari, ada sebagian penderitanya yang merasakan nyeri hanya pada siang hari.

loading...

2. Nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah atau sciatica jadi penyebab nyeri kaki di malam hari yang cukup umum. Mungkin Anda bingung kenapa masalah pada punggung bisa membuat kaki merasakan nyeri.

ada kondisi tertentu misal, hernia cakram tulang belakang, stenosis tulang belakang, tumor atau infeksi yang bisa mengakibatkan ketegangan di sekitar tulang belakang.

Kondisi ini bisa mengiritasi saraf yang merambat ke kaki. Kaki pun terasa nyeri, kram, mati rasa, dan lelah.

3. Radang sendi

Radang sendi atau arthritis bisa menimbulkan rasa nyeri dan mengganggu tidur Anda.

Tidak hanya saat malam, kadang rasa nyeri terasa di siang hari sehingga mengganggu aktivitas juga membuat Anda malas bergerak.

Padahal aktif bergerak sangat disarankan untuk penderita radang sendi.

ada tips jika Anda mengalami nyeri di malam hari yakni dengan kompres es atau bantalan pemanas untuk meringankan nyeri dan memberikan rasa nyaman di kaki.

4. Kram otot

Rasa nyeri pada kaki bisa juga terjadi akibat kram otot khususnya di area betis. Saat otot-otot sekitar betis berkontraksi tiba-tiba dan benar-benar tidak terkendali, Anda akan merasakan sakit luar biasa di kedua kaki. Ada yang merasakan sensasinya seperti kedutan ringan hingga tusukan tajam.

Kram otot kerap disebabkan otot terasa lelah dan kencang, dehidrasi setelah olahraga, kemudian pada penderita diabetes, gangguan pembuluh darah, liver, juga penyakit tiroid biasanya mengalami kram.

5. Kehamilan

Momen kehamilan tidak selalu indah. Umumnya ibu mengalami kram kaki di trimester kedua dan ketiga.

ibu biasanya mengalami kram terutama di malam hari. Penyebab nyeri kaki di malam hari satu ini membuat ibu susah tidur nyenyak.

Ada sensasi sesak di betis, kaki atau keduanya. Beberapa ibu mengalaminya setelah duduk di satu posisi cukup lama.

Sulit untuk sepenuhnya mencegah kram kaki saat hamil. Namun kram bisa diringankan dengan gerakan peregangan, tetap aktif bergerak, dan hidrasi cukup


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *