Connect with us

Kesehatan

Kenali 4 Kelainan Jantung Bawaan Pada Bayi

Published

on

Share

Reportersatu, Setiap orang tua pasti ingin si kecil tumbuh berkembang dengan baik.

Namun, ada kondisi medis yang bisa mengancam tumbuh kembang anak sejak kecil yaitu penyakit jantung bawaan pada bayi.

Penyakit jantung bawaan atau dalam istilah medis disebut congenital heart defect adalah kelainan jantung yang terjadi sejak bayi.

Selama enam minggu pertama kehamilan, jantung bayi mulai terbentuk dan berdetak. Jantung mulai bekerja memompa darah.

Pada titik ini, jantung bayi akan terus berkembang dan bekerja. Di sini pula jantung bisa cacat dan menyebabkan penyakit jantung bawaan.

Dinukil dari laman National Health Service (NHS), pada kebanyakan kasus, penyakit jantung bawaan tidak teridentifikasi saat dalam kandungan.

Namun, beberapa kondisi bisa meningkatkan faktor kelainan pada jantung bayi. Seperti infeksi rubella pada saat kehamilan, ibu hamil yang mengonsumsi obat jerawat oral, ibu hamil yang merokok dan minum alkohol, penderita diabetes, dan cacat kromosom.

loading...

Pada beberapa kasus, kelainan jantung bawaan pada bayi cukup sederhana dan tidak memerlukan pengobatan.

Namun, cacat jantung bawaan bisa mengancam nyawa jika tidak ditangani serius. Beberapa anak mungkin membutuhkan operasi jantung secara bertahap.

1. Jantung berlubang

Jantung berlubang atau cacat septum ventrikel disebabkan karena ada ruang kosong pada jantung atau pembuluh darah utama.

Dalam situasi tertentu, lubang ini memungkinkan darah kekurangan oksigen bercampur dengan darah kaya oksigen. Akibatnya, lebih sedikit oksigen dibawa ke tubuh anak.

2. Kelainan katup jantung

Heart valve abnormalities atau kelainan katup jantung disebabkan karena katup tidak dapat bekerja dengan benar.

Katup jantung tidak bisa membuka atau menutup dengan tepat sehingga darah tidak mengalir lancar.

3. Jantung gagal berkembang

Terkadang sebagian besar jantung gagal berkembang dengan baik. Pada sindrom jantung kiri hipoplastik (hypoplastic left heart syndrome), sisi kiri jantung belum berkembang mengakibatkan darah tidak terpompa dengan baik ke seluruh tubuh.

4. Tetralogy of Fallot (ToF)

Jenis kelainan jantung pada bayi yang berbahaya adalah tetralogy of fallot. Kelainan ini termasuk langka yang menyebabkan empat cacat jantung saat bayi dilahirkan.

ToF memengaruhi struktur jantung, membuat darah yang kekurangan oksigen mengalir keluar dari jantung ke seluruh tubuh.

Kulit bayi dengan kelainan ini akan berwarna kebiruan karena tubuhnya kekurangan oksigen.

Penyakit jantung bawaan dapat memiliki sejumlah gejala, seperti berikut:

– detak jantung cepat

– pernapasan cepat

– pembengkakan pada kaki, perut, atau di sekitar mata

– kelelahan ekstrem

– semburat biru pada kulit

– kelelahan bayi pada saat menyusu.

Masalah ini kadang tak terlihat ketika lahir dan cenderung diabaikan oleh orang tua. Jika bayi Anda mengalami tanda-tanda di atas sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.

Pencegahan

Penyebab pasti dari kelainan jantung bawaan tidak diketahui. Namun, beberapa faktor bisa meningkatkan risikonya. Maka dari itu penting untuk mencegah peningkatan faktor risiko tersebut.

Anda bisa mendapatkan vaksin rubella untuk menghindari infeksi campak Jerman yang memengaruhi perkembangan jantung bayi. Pastikan untuk mendapatkan vaksinasi sebelum program kehamilan.

Kemudian, kelola kondisi medis kronis seperti diabetes dan hipertensi. Tetap jaga gula darah tetap stabil selama kehamilan. Kemudian konsultasikan konsumsi obat saat kehamilan.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *