Connect with us

Internasional

Kemiskinan di Afrika Selatan Telah Meningkatkan Tindak Kejahatan

Published

on

Share

Reportersatu, Eastern Cape adalah provinsi termiskin di Afrika Selatan dengan hampir 1 juta warga disana masih menganggur. Ini menyebabkan melonjaknya angka pembunuhan dan kasus kriminal kejam lainnya, menurut laporan statistik kepolisian.

Menurut laporan Lady Frere, kota kecil di provinsi itu, akhir-akhir ini sering muncul di berita karena kasus-kasus misteri pembunuhannya. Yang terbaru empat laki-laki muda ditemukan mati terbakar dan dua lainnya digantung oleh pelaku yang tak diketahui di Provinsi Eastern Cape, Afrika Selatan, Kamis (15/4/21).

Baca Juga : DK PBB Ungkap Krisis Kemanusiaan di Tigray Kian Memburuk

Empat pemuda laki-laki yang dibakar hidup-hidup itu ditemukan pada Rabu malam di sebuah lapangan di desa Lady Frere, sedang dua lainnya yang digantung ditemukan di hutan daerah Administratif Maqhashu, lapor juru bicara South African Police Service (SAPS) di Eastern Cape kepada CNN.

loading...

“Pada Rabu malam, anggota kami mendapat laporan mengenai kejadian ini oleh seseorang yang mengatakan empat laki-laki muda, umurnya kisaran 20 tahunan, telah dibakar hidup-hidup di lapangan terbuka di desa Lady Frere,” kata Brigadir Thembinkosi Kinana.

“Anggota SAPS merespon laporan itu dan langsung ke tempat kejadian. Disana mereka menemukan para korban sudah tidak bernyawa. Disaat penyelidik sedang sibuk memeriksa tempat kejadian perkara, ada laporan lain masuk yang mengatakan ada dua korban lagi yang digantung di hutan daerah administratif Maqhashu,” tambah Kinana.

Juru bicara kepolisian daerah menambahkan korban ketujuh pada kasus tersebut sempat selamat dan dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat, sayangnya ia meninggal di rumah sakit.

“Ini artinya jumlah korban meninggal pada kasus tersebut menjadi tujuh orang. Semuanya adalah orang Afrika Selatan dan semuanya rata-rata berumur sekitar 20an,” ungkap Kinana kepada CNN. Ia menambahkan masih belum dapat dikonfirmasi motif pembunuhan tersebut.

“Kami belum melakukan penangkapan untuk saat ini. Namun, kami membuka tujuh kasus pembunuhan ini untuk di investigasi,” kata juru bicara kepolisian.

Polisi meminta para warga yang mempunyai informasi mengenai serangan tersebut untuk segera melapor.

“Kami akan menyikapi segala informasi yang kami terima dengan serius,” tutup Kinana kepada CNN

Februari lalu, media lokal melaporkan polisi disana sedang menelusuri adanya kemungkinan keberadaan pembunuh berantai yang berkeliaran disana setelah tiga perempuan dan seorang lelaki ditemukan mengalami luka tusukan parah di dalam rumahnya sendiri di Lady Frere. Sampai sekarang masih belum diketahui bagaimana kelanjutan kasus tersebut.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *