Connect with us

Seni & Budaya

KBRI Kembali Menggelar Pertunjukan Seni Budaya Indonesia

Published

on

Kbri Kembali Menggelar Pertunjukan Seni Budaya Indonesia
Share

Reportersatu, sebagai salah satu upaya Kedutaan Besar RI (KBRI) Cairo untuk mengenalkan kekayaan budaya bangsa Indonesia dan promosi perdagangan serta pariwisata nasional. KBRI kembali menggelar pertunjukan seni-budaya Indonesia, yang kali ini dihelat  di kota Damanhur, Provinsi el-Buhairah-Mesir.

Kegiatan tersebut 

Selain dihadiri pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum di kota Damanhur, acara ini dihadiri pula oleh para pejabat provinsi El-Buhaira, antara lain: Gubernur el-Buhairah (Ir. Nadia Abduh), Rektor Universitas Damanhur (Prof. Dr. Abid Abdul Athi Salih) dan Direktur Perpustakaan Umum Mesir kota Damanhur (Ahmad Shabri al-Hawamisyi).

Pada sambutannya, Duta Besar RI Cairo, Helmy Fauzy, secara singkat menjelaskan kekayaan budaya Indonesia: “Indonesia terletak di Asia Tenggara dan terdiri dari 17.000 pulau serta memiliki lebih dari 300 suku bangsa dan lebih dari 600 bahasa daerah.

loading...

Pertunjukan Seni Budaya Indonesia

Setiap suku bangsa Indonesia, memiliki seni-budaya masing-masing yang snagat khas, baik berupa tarian, alat musik, lagu maupun unsur-unsur kebudayaan lainnya” ucap Duta Besar Helmy Fauzy yang diiringi riuh tepuk tangan para penonton.

Tidak lupa, Helmy Fauzy juga menjelaskan, bahwa Indonesia-Mesir memiliki hubungan diplomatik sejak 71 tahun lalu.

Baca Juga : Filosofi Serbuk Kayu Berhamburan Akan Melukai di Satukan Memberi Manfaat

Meski demikian, hubungan Indonesia-Mesir telah terjalin jauh sebelum kemerdekaan dan telah berlangsung beratus-ratus tahun lalu” imbuh Helmy Fauzy.

Gubernur Provinsi Jelaskan Kegiatan Pentas Seni

Adapun Gubernur Provinsi Buhairah menjelaskan, kegiatan pentas seni dan pameran ini menunjukkan kuatnya huhungan antara Indonesia-Mesir.

“Ke depan, hubungan tersebut harus terus dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi dan investasi” ucap Nadia yang merupakan Gubernur pertama wanita di Mesir ini.

Di sela-sela pelaksanaan acara tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo, Dr. Usman Syihab, menjelaskan kepada Rektor Damanhur University profil beberapa perguruan tinggi Indonesia yang sangat mungkin diajak bekerja sama dengan Damanhur University.

Sebelum pembukaan acara tersebut, Duta Besar RI Cairo yang didampingi Atdikbud, Atdag dan Sekretaris II Pensosbud diterima oleh Gubernur Nadia di ruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut, Gubernur dan Duta Besar bersepakat untuk terus merawat dan mengembangkan kerja sama strategis Indonesia-Mesir dalam berbagai bidang, terutama ekonomi dan kebudayaan.

Damanhur adalah ibu kota Provinsi el-Buhaira dengan jumlah penduduk hampir mencapai 1 juta orang.

Kota ini terletak di sebelah utara Mesir dan berjarak dari kota Alexandria sekitar 60 KM.

Kota ini juga merupakan salah satu kawasan Delta yang sangat subur, sehingga pernah menjadi salah satu kawasan penting di zaman Mesir Kuno.

Kota ini juga merupakan salah satu kota kebanggan Mesir, sebab kota ini merupakan kelahiran Prof. Ahmad Zuhail (peraih Piala Nobel Kimia tahun 1999 di bidang Femtosecond Spectroscopy) dan Prof. Abdul Wahhab al-Masiri (cendekiawan Mesir yang sangat berpengaruh).


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *