Connect with us

Seni & Budaya

Karakteristik Seni Terapan sejak Zaman Prasejarah

Published

on

Karakteristik Seni Terapan Sejak Zaman Prasejarah
Share

Reportersatu, Di Indonesia sendiri sebuah karya seni terapan sudah ada sejak zaman prasejarah sebelum memasuki abad masehi dan bahkan sudah berkembang sejak dulu.

Dari zaman leluhur dan nenek moyang bangsa Indonesia sendiri, sudah banyak yang menggunakan kapak yang terbuat dari batu dan tulang untuk berburu. Hal tersebut juga merupakan salah satu penerapan dalam penggunaan sebuah karya seni terapan.

loading...

Memasuki pra zaman atau era sebelum modern perkembangan sebuah karya seni sangatlah pesat terutama karya seni rupa terapan. Jika pada zaman era leluhur menggunakan sebuah batu sebagai bahan dasar pembuatan suatu alat. Berbeda dengan era sekarang, tepatnya menuju masa yang sedikit modern para pendahulu sudah menggunakan logam sebagai pengganti bahan batu.

Caranya adalah dimana bahan logam dileburkan terlebih dahulu untuk membuat sebuah perhiasan dan juga peralatan lainnya semisal seperti bejana, neraca, dan alat-alat rumah tangga lainnya.

Suatu karya seni rupa tertentu pastilah mempunyai sebuah unsur keindahan tertentu. Karena unsur ini dapat menjadikan orang dapat menikmati sebuah karya seni.

Selain fungsi praktis atau guna, dalam karya seni rupa terapan sendiri unsur fungsi estetis sangatlah penting.

Baca juga : Melestarikan Kesenian Wayang Golek dengan Perkembangan Zaman

Berdasarkan hal tersebut sangat banyak contoh dari karya seni rupa terapan yang bukan dapat dinikmati fungsi kegunaannya namun juga fungsi estetisnya. Contohnya adalah seperti kursi kayu dengan ukiran indah, lemari kayu yang diukir, dan masih banyak lagi benda-benda yang bisa kita temui di sekitar kita.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *