Connect with us

Nasional

Kapolri Ungkap Pelaku Bom di Makassar Bagian Dari Kelompok JAD

Published

on

Share

Reportersatu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi. Identitas pelaku diketahui usai Polri melakukan pemeriksaaan DNA.

loading...

“Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina,” ujar Listyo dalam keterangannya, Minggu 28 Maret 2021.

Baca Juga : Pasca Bom Makassar, Mahfud Minta Aparat Tingkatkan Pengamanan Rumah Ibadah

Listyo menyampaikan, kedua pelaku tersebut masih terkait dengan 20 kelompok teroris JAD yang diamankan tim Densus 88 Antiteror pada 6 Januari lalu.

“Mereka (dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar) adalah bagian dari kelompok (teroris) beberapa waktu yang lalu. Ada kurang lebih 20 orang dari kelompok JAD yang kita amankan. Mereka bagian dari itu,” kata Listyo.

Sedangkan aksi yang dilakukan bersangkutan saat ini, merupakan society boomber, dengan membawa ledakan cukup besar sehingga berpengaruh dengan daya ledaknya.

“Jadi kegiatan mereka terjadi saat ini, kita ketahui, adalah ledakan, adalah society bom, menggunakan jenis bom panci, dan itu terkait dengan pengungkapan,” ungkap Sigit.

Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik. Masyarakat diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *