Connect with us

Nusantara

Kantor Imigrasi Surabaya Larang Dan Tangguhkan Visa WN Asal India

Published

on

Share

Reportersatu, Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Surabaya melarang Warga Negara (WN) India masuk ke wilayahnya melalui Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda Surabaya.

“Warga negara India ini dilarang untuk masuk ke wilayah indonesia,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Surabaya Is Edy Ekoputranto.

Pelarangan itu dilakukan lantaran meningkatnya penularan Covid-19 di India. Dia mengatakan, WN India itu bukan hanya dilarang masuk, namun juga tidak ada proses pemberian visa. Baik visa kunjungan atau visa tinggal terbatas.

loading...

Baca Juga : MUI Dan NU Jatim Imbau Warga Muslim Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah

”WN India dari India dilarang masuk ke wilayah Indonesia diberhentikan sementara dalam proses pemberian visa,” tegas Is Edy Ekoputranto.

Aturan pelarangan itu juga berlaku bagi WN asing yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

Sementara itu aturan berbeda diterapkan kepada WN Indonesia yang baru kembali dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari. Pihaknya bekerjasama dengan Satgas Covid-19.

“Untuk perlakuan bagi WN Indonesia yang ingin kembali masuk ke Indonesia yang kurang dari 14 hari melintas dari India ini akan dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 untuk diberikan perlakuan-perlakuan secara khusus,” ucapnya.

Sebelumnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menerbitkan surat larangan bagi Warga Negara India masuk ke beberapa wilayah di Indonesia melalui tempat pemeriksaan imigrasi (TPI). Larangan itu diberlakukan sejak 24 April.


Share
Continue Reading
Advertisement
[adsforwp id="94921"]
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *